,

Curnak Mengganas, Dua Ekor Kerbau Di ‘Cincang’

oleh -1,891 views
oleh

LINTAS NUSANTARA.ID, KAUR – Aksi Pencurian Hewan Ternak (Curnak) kian mengganas. Selasa (5/1/2021) dini hari pukul 03.00 WIB, dua ekor kerbau milik Herman (46) warga Desa Tanjung Bulan Kecamatan Tanjung Kemuning disikat pelaku Curnak. Sadisnya, pelaku menggasak hewan curiannya dengan cara dicincang.

Pelaku memutilasi dua ekor kerbau sebelum dibawa kabur. Pelaku meninggalkan kepala dan bagian perut. Sedangkan, paha serta daging dibagian tulang rusuk disikat habis. Aksi Curnak ini baru diketahui korban pada pukul 07.00 WIB saat melihat tempat penangkaran biasanya.

daging
DAGING: Pemilik ternak memeriksa sisa daging yang ditinggalkan pelaku.(foto:dok/linnas)

Korban terkejut tidak melihat dua ekor kerbau betina miliknya. Setelah dicari kebeberapa tempat, korban menemukan dua ekor kepala kerbau miliknya di dekat sungai perbatasan antara Desa Tanjung Bulan dengan Desa Padang Tinggi. Saat ditemukan, perut dan kepala kerbau berserakan dikerubuni lalat.

Atas kejadian tesebut, korban mengalami kerugian mencapai Rp 20 juta lebih. Korban langsung menghubungi kerabat dan Kades agar datang ke lokasi penemuan bangkai kerbau miliknya. Tidak lama kemudian, warga berkumpul dan mengecek sisa kerbau yang berserakan disekitar aliran sungai.

“Aksi Curnak ini diperkirakan dilakukan pelaku lebih dari tiga orang. Selain itu, memiliki jaringan kuat dilapangan serta penampung daging,” ujar tokoh masyarakat Desa Tanjung Bulan, Irwanto Tohir kepada awak media, Selasa (4/1/2021).

sisa
SiSA: Warga mengumpulkan sisa bagian daging kerbau yang dicincang oelaku.(foto:dok/linnas)

Dikatakan Irwanto yang menjabat sebagai anggota DPRD Kaur ini, aksi Curnak terkesan meningkat. Oleh karenanya perlu disikapi dengan tegas oleh aparat. Pelaku harus dikejar dan mengungkap jaringannya. Aksi Curnak ini sangat merugikan dan meresahkan warga khususnya pemilik ternak.

“Kami berharap, pelaku dikejar dan ditangkap. Sehingga mempertanggungjawabkan perbuatannya serta membongkar jaringannya,” tutup Irwanto Tohir.(007)

No More Posts Available.

No more pages to load.