LINTAS NUSANTARA.ID, KAUR – Nahas dialami Awin Marno (42) warga Desa Ulak Agung Kecamatan Padang Guci Hilir (Pagulir) Kabupaten Kaur, Kamis (28/1/2021) pukul 09.00 WIB. Ia menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh hewan peliharaannya sendiri. Kerbau betina milik korban yang baru saja beranak mengamuk dan menyerang korban.
Akibatnya, korban mengalami luka dibagian pelipis kiri sepanjang 10 CM dengan tujuh jahitan. Kaki kiri korban juga terkilir akibat mencoba menghindari kerbau miliknya.
Kejadian berawal dari, korban bersama saksi Riseng mencari keberadaan induk kerbau yang sudah beberapa hari menghilang. Korban dan saksi menuju hamparan Pematang Panjang desa setempat. Saksi Riseng pertama kali menemukan kerbau tersebut.
Saat didekati, kerbau tiba-tiba menyerang karena dikira akan mengganggu anaknya. Kemudian, saksi berlari menuju arah korban. Saat itu, korban berupaya menghampiri kerbaunya. Namun, kerbau berlari membawa anaknya.
Korban yang tidak ingin kehilangan hewan miliknya mengejar. Namun, sayangnya kerbau tersebut berbalik arah dan menyerang korban membabi buta. Tak ayal, korban tersungkur dan mengalami luka dibagian pelipis kiri sepanjang 10 CM akibat tanduk kerbau betina.

Kaki korban juga mengalami terkilir akibat mencoba bangkit dan lari. Beruntung, saksi yang melihat hal tersebut langsung menyerang kerbau. Akhirnya, kerbau kembali kabur kearah hutan.
Akibat kejadian tersebut, korban meminta bantuan anggota Polsek Kaur Utara Polres Kaur guna evakuasi. Anggota Polsek dibantu warga sekitar langsung menuju lokasi menyeberangi sungai guna mengevakuasi korban.
Korban dilarikan ke Puskesmas perawatan Padang Guci guna mendapat perawatan medis. Kondisi korban mulai membaik dan sadarkan diri.

“Ya, ada warga kita yang diserang oleh kerbau miliknya sendiri. Korban sudah dievakuasi dan dirawat di Puskesmas,” ujar Pjs Kades Ulak Agung, Hengki Tomi, SE.
Evakuasi korban dipimpin Kanit Intel Polsek Kaur Utara, Bripka Yogi, Kanit Provost, Bripka Rid Sipawan, anggota Bhabinkamtibmas, Bripka Van Hoten dan Bripka Dadang Afruzi.(007)







