Tak Ada Kepastian Masa Depan, Petani Kelam Tengah Kecam PT CHS

oleh -1,967 views
oleh

LINTAS NUSANTARA.ID, KAUR – Perusahaan perkebunan milik PT Ciputra Group di Eks Kacamatan Kaur Utara khususnya Kecamatan Kelam Tengah tidak ada kepastian masa depan. Pasalnya, beberapa bulan terakhir, perusahaan yang dikelolah PT Citrasawit Hijau Subur (CHS) vakum tanpa ada aktivitas sama sekali. Petani plasma yang ikut program perusahaan ini sangat kecewa dan resah.

Ketidakpastian perusahaan ini membuat petani berencana mengambil alih kembali lahan mereka yang sudah digarap perusahaan sebelumnya. Lebih empat tahun, lahan perkebunan telantar dan lahan plasma tidak ada kejelasan yang pasti.

Sejak digarap PT CHS, lahan terbengkalai dan tidak berfungsi sama sekali. Bahkan, perusahaan ini terkesan kolep alias bangkrut. Akibatnya, lahan perkebunan terbengkalai. Begitu pula nasib karyawan perusahaan inipun tidak jelas nasib mereka.

Tokoh masyarakat Kecamatan Kelam Tengah, Jaliani, S. IP, Kamis (18/3/2021) menyampaikan keluhan masyarakat terkait kolepnya perusahaan perkebunan ini. Masyarakat menuntut kejelasan masa depan perkebunan khususnya program plasma.

“Jika tidak lagi mampu menggarap lahan, maka lahan harus dikembalikan ke pemiliknya,” ucap mantan ketua DPRD Kaur periode 2014-2019 ini kepada lintasnusantara.id.

Dikatakan mantan ketua DPC Parti Nasdem Kabupaten Kaur ini, perusahaan harus berani secara tegas menyampaikan ke masyarakat. Dengan demikian, tidak menimbulkan keresahan akan masa depan kebun plasma yang sudah lebih empat tahun dinanti. Bahkan, ada beberapa lahan yang dikuasai perusahaan lebih dari lima tahun namun belum ada kepastian sama sekali.

“Kita kecewa terhadap manajemen perusahaan. Jika dalam waktu dekat tidak ada kepastian, maka tidak menutup kemungkinan lahan akan diambil kembali oleh warga,” pungkas Jailani.(amr)

No More Posts Available.

No more pages to load.