Pasal Himpitan Ekonomi, Tewas Gantung Diri Dibelakang Rumah Tetangga

oleh -1,736 views
oleh
gambar ilustrasi.(foto :Dok-Net)

LAMONGAN || LINTAS NUSANTARA.ID – Warga Desa Sidobangun Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan Jawa Timur, Senin (35/2021) mendadak geger. Pasalnya, ditemukan sesosok mayat tergantung tepat dibelakang rumah. Korban tewas tergantung diketahui berinisial MR (41).

MR tewas gantung diri dibelakang rumah tetangganya sendiri. Diduga korban nekat mengakhiri hidup dengan cara tragis karena himpitan ekonomi. Dugaan ini diperkuat dengan selembar surat yang ditulis korban sebelum gantung diri dilakukannya. Dalam surat tersebut, korban meminta agar istrinya melunasi semua hutang-hutangnya.

Berikut kronologi korban gantung diri dirilis Montt.com.

Korban gantung diri di belakang rumah tetangganya

Kapolsek Kedungpring, AKP Yanti Bekti Hartini mengatakan, kasus penemuan orang gantung diri tersebut berawal dari kecurigaan isti korban yang bernama Mudrikah (31).

Menurutnya, Mudrikah merasa janggal karena sejak pagi hari korban tidak berada di rumah. Istri korban akhirnya menanyakan keberadaan suaminya itu kepada warga sekitar. Akhirnya MR ditemukan gantung diri di belakang rumah Zainul Muntah oleh istrinya sendiri.

“Iya mas korban ditemukan tewas gantung diri di belakang rumah tetangganya,” kata Yanti dilansir Montt.com.

Istri korban berteriak setelah melihat suaminya tewas gantung diri

Setelah mengetahui suaminya tewas tergantung, Mudrikah kemudian berteriak hingga akhirnya membuat warga sekitar lokasi berhamburan keluar rumah dan mendatangi lokasi kejadian. Tak lama setelah itu, kepolisian dan tim medis pun datang.

Dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dalam diri korban. Korban murni meninggal dunia karena gantung diri.

“Korban juga menulis surat di belakang amplop yang isinya permintaan agar hutangnya dilunasi,” kata Yanti.

Korban juga tinggalkan uang sebesar Rp 455 ribu

Selain meninggalkan sepucuk surat, polisi juga menemukan uang sebesar Rp455 ribu yang ditaruh di dalam amplop di lokasi kejadian. Kuat diduga uang tersebut merupakan milik korban yang akan dipergunakan untuk melunasi utangnya.

“Uang dan juga surat itu kemungkinan ditujukan kepada istrinya agar membayar utang korban semasa hidupnya. Jenazah sudah kita evakuasi dan kita serahkan kepada pihak keluarga agar segera dikebumikan,” pungkasnya.(007)

Sumber:Montt.com

(Montt/IDNTimes)

No More Posts Available.

No more pages to load.