,

Aset Berserak, Pemdes Padang Leban Bangun Gudang Desa

oleh -2,874 views
oleh
Ketua BPD Padang Leban, Haidir Absor pasang patok tanda dimulainya pekerjaan gudang desa.(foto: Yusman/LN)

KAUR || LINTAS NUSANTARA.ID – Tidak tersedianya tempat penyimpanan aset desa, warga dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta Pemerintah Desa (Pemdes) Padang Leban Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupate Kaur sepakat bangun gudang desa. Dengan pengoptimalan sisa anggaran yang ada, pekerjaan gudang desa dimulai yang ditandai dengan titik nol, Selasa (3/8/2021) oleh Pemdes, kader tekhnis, BPD dan warga sekitar.

Pembangunan gudang desa ini dianggarkan sebesar Rp 87 juta termasuk pajak PPN dan PPh. Meskipun hanya memiliki anggaran yang minim, namun pekerjaan diharapkan rampung dan dapat dimanfaatkan sebagai lokasi penyimpanan aset desa. Pasalnya, selama ini tidak tempat untuk menyimpan berbagai barang yang menjadi aset desa.

Kades Padang Leban, Jaya Wardhana bersama BPD cek gambar pembangunan gudang desa.(foto:Yusman/LN)

Pekerjaan gudang desa ini dipandang sangat penting oleh masyarakat. Tujuannya, agar aset desa dapat terorganisir dengan baik. Sehingga, tidak ada yang tercecer . Banyak aset desa yang berserak tidak ada tempat khusus penyimpanan. Maka dari itu, gudang desa ini akan menjadi solusi yang tepat.

“Pekerjaan pembangunan gudang desa ini baru dimulai. Diharapkan dapat selesai dengan baik sehingga dimanfaatkan sesuai peruntukkannya,” ujar Kades Padang Leban, Jaya Wardhana kepada lintasnusantara.id.

Pemasangan patok pertama oleh BPD.(foto: Yusman/LN)

Sementara itu, ketua BPD Padang Leban, Haidir Absor sangat mendukung kegiatan pembangunan gudang desa ini. Sebab, sudah lama diusulkan namun belum terealisasi. Tahun ini, dengan sisa-sisa anggaran yang ada dioptimalkan untuk pembangunan gudang desa. Sehingga, semua aset desa dapat diamankan dalam satu tempat.

Kades Padang Leban, Jaya Wardhana paparkan rencana pembangunan gudang desa.(foto:Yusman/LN)

“Dengan wadah yang baik maka suatu saat aset dibutuhkan tidak lagi repot mencarinya. Semua satu tempat dan tidak lagi berserakan yang menyulitkan dalam pemanfaatan aset tersebut,” ungkap Haidir Absor
(amr/adv)

No More Posts Available.

No more pages to load.