Hujan Deras, Kaur Dikepung Banjir Dadakan

oleh -1,229 views
oleh
Banjir saat hujan deras di pemukiman warga, foto ilustrasi belaka.(foto: Net)

KAUR || LINTAS NUSANTARA.ID – Hujan deras mengguyur kawassan Kabupaten Kaur, Minggu (5/9/2021) sore hingga malam. Akibatnya, beberapa wilayah pemukiman warga di Bumi Se’ase Seijean terkepung banjir dadakan. Seperti halnya di Kecamatan Tanjung Kemuning, Padang Guci Hilir, Kaur Utara dan beberapa kecamatan lainnya.

Luapan air hujan menggenangi halaman rumah, bahkan masuk hingga ke bagian dalam rumah warga. Banjir dadakan disebabkan kurang berfungsinya saluran pembuangan atau siring pasang. Selain itu, ada beberapa desa yang memang belum memiliki siring pasang.

Genangan air mencapai lutuk kaki orang dewasa. Tak ayal, genangan air memaksa warga harus bertarung menghadang aliran air agar tidak masuk ke rumah. Bahkan, sebagian warga turun langsung membersihkan siring yang mampet agar air dapat mengalir dan kering.

“Hujan deras sore hingga malam menyebabkan banjir dadakan. Kondisi ini kerap terjadi setiap hujan deras mengguyur, banjir disebabkan karena kondisi siring pasang tidak berfungsi dengan baik,” ujar salah seorang warga Desa Padang Leban Kecamatan Tanjung Kemuning, Nuhansidi (58).

Sementara itu, Kades Padang Leban, Jaya Wardhana mengungkapkan, banjir dadakan setiap musim hujan dirasakan warga desa. Hal ini diakibatkan tidak ada saluran pembuangan air yang memadai. Karena itu, ke depan diharapkan pemerintah dapat menganggarkan pembangunan drainase.

“Bagi warga yang lahannya terdampak pembangunan drainase agar mengizinkan pembangunam siring. Karena, jika tidak diberi izin maka tidak dapat dilaksanakan pembangunannya,” ujar Kades.(amr)

No More Posts Available.

No more pages to load.