KAUR || LINTAS NUSANTARA.ID – Masyarakat Desa Padang Leban Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur masih merasa belum merdeka dari ketersediaan signal. Meskipun, desa ini berada di jalur lintas sumatera namun, belum bebas dari blank spot. Akses komunikasi melalui jaringan selular maupun internet sangat sulit.
Layanan GSM dari jaringan Telkkomsel dan Indosat kelam timbul. Sehingga, dalam mengakses jaringan tidak sepenuhnya dapat dirasakan. Padahal, saat ini banyak warga yang menggunakan akses internet.
Bahkan, pemerintah desa sangat sulit mewujudkan desa digital. Buruknya akses jaringan internet di desa ini sangat berdampak pada kemajuan Sumber Daya Manusia (SDM). Oleh karenanya, masyarakat berharap ada perbaikan atau peningkatan kualitas signal telekomunikasi.
“Kami berharapa ada peningkatan layanan telekomunikasi atau penguatan signal. Sehingga, dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung belajar anak maupun mewujudkan desa digital,” ungkap Artam (42) warga Desa Padang Leban, Minggu (14/11/2021).
Mesikipun, berada di jalur lintas namun seakan hidup dikawasan terisolir. Karena selalu ketinggalan informasi dan sulit mendapat kabar terbaru. Karena itu, perlu adanya solusi guna meningkatkan mutu signal.
“Kalau untuk jaringan wifi atau indihome dari PT Telkom jangan ditanya. Mungkin tidak akan pernah sampai pembangunannya,” ujarnya lagi.(amr)





