MALAKA || LINTAS NUSANTARA.ID – Mobil dinas Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (BP4D) Kabupaten Malaka tidak dipolemikan. Operasional BP4D Malaka ditunjang dua mobil plat hitam milik Aparatur sipil Negara (ASN) kantor tersebut. Ini tanggapan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BP4D Kabupaten Malaka, Ferdinand Un Muti, S.Hut.,M.Si.
Ferdinand kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (31/5/22) mengatakan, tidak benar BP4D tidak punya mobil dinas. BP4D mempunyai satu unit mobil dinas Inova dengan plat bernomor DH 1054 WU.
“Dan itu saya yang pakai,” ujar Ferdinand sambil menambahkan mobil dinas Innova itu pengadaannya tahun 2021 dan diberikan kepada Kepala BP4D untuk digunakan.
Terkait urusan operasional bidang, kata Ferdinand sudah dianggarkan pengadaannya dengan alokasi anggaran yang bersumber dari APBD Kabupaten Malaka Tahun 2022 untuk mempermudah urusan dinas dan operadional di bidang-bidang tahun ini.
Data dan informasi yang dihimpun wartawan belakangan ini, urusan dinas dan operasional bidang-bidang di BP4D Malaka menggunakan dua mobil plat hitam di antaranya bernomor polisi DH 1422 ED dan satu unit mobil lain milik Frans Seran Nuak, ASN kantor tersebut. Dua mobil milik pribadi itu digunakan untuk operasional kegiatan musyawarah rencana pembangunan kecamatan (musrenbangcam) selama ini.
Sementara mobil dinas dengan plat bernomor DH 1054 WU sempat di bawah ke Kantor Inspektorat Kabupaten Malaka oleh mantan Kepala BP4D Malaka, Remigius Asa, SH yang menjabat Plt Inspektur Daerah Kabupaten Malaka saat itu. Tidak hanya itu, dua unit mobil lain jenis Hi Lux masing-masing berplat nomor DH 9009 WJ dan 9005 WJ di BP4D Malaka pernah diparkirkan di kediaman Remigius di Desa Rabasa Hain Kecamatan Malaka Barat.
Saat ini, mobil Hilux dengan plat nomor DH 9005 WJ dipinjam pakai TP PKK Kabupaten Malaka untuk operasional kegiatannya. Sedangkan, mobil Hilux dengan plat nomor DH 9009 WJ sudah ditarik dari kediaman Remigius dalam keadaan rusak. Sehingga, akan diperbaiki Bidang Aset Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Kabupaten Malaka.
Publik tidak mempergunjingkan BP4D Malaka memiliki mobil dinas. Akan tetapi, operasional kantor BP4D menggunakan dua unit mobil plat hitam.(ans)
Laporan : Toni Sanbein





