LAMPUNG BARAT || LINTAS NUSANTARA.ID – Bupati Lampung Barat (Lambar), Parosil Mabsus didampingi istri hadiri pengajian akbar yang diselenggarakan Majelis Ta’lim Baitul Mukhlisin Al-Islamiyah di Gedung Serba Guna (GSG) Pekon Gedung Surian Kecamatan Gedung Surian, Sabtu (2/7/2022).
Rombongan Bupati Parosil Mabsus diiringi oleh ketua Baitul Mukhlisin Al-Islamiyah dari tingkat kecamatan hingga Pekon. Anggota DPRD Lampung Barat, para kepala OPD, para Camat, Babinsa, Bhabinkamtibmas. Pengajian akbar ini dihadiri oleh 1.200 peserta dan diisi ceramah oleh Ustadz KH Muhammad Rais yang juga ketua MUI Lampung.
Pengajian akbar tersebut diadakan sunat (khitan, red) massal yang diselenggarakan oleh Majelis Ta’lim Baitul Mukhlisin Al-Islamiyah Lampung Barat. Acara itu didukung pula dengan adanya pelayanan administrasi kependudukan dari dinas kependudukan dan pencatatan sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lampung Barat.

Bupati Parosil menyerahkan santunan kepada yatim/piatu serta anak-anak yang dikhitan. Kemudian, menyerahkan bantuan berupa sembako kepada lansia dan bantuan Al-qur’an untuk Taman Pendidikan Al-Qura’an (TPA) serta sertifikat tanah wakaf di Pekon setempat.
Selain itu,bupati juga menyerahkan insentif kepada guru ngaji, marbot dan imam masjid untuk lima kecamatan, yakni Kecamatan Sumber Jaya, Way Tenong, Kebun Tebu, Gedung Surian dan Air Hitam. Pemberian insentif kepada guru ngaji, marbot dan imam masjid tersebut merupakan salah satu implementasi dari “Pitu” program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat tepat di poin ketujuh, yaitu “peningkatan iman dan taqwa” yang dicanangkan Bupati Parosil dan Wakilnya Drs. Mad Hasnurin (PM) di masa kepemimpinannya periode 2017-2022.

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus menyampaikan, tujuan mengadakan pengajian ini yang pertama adalah dalam rangka menjalin tali silaturrahmi. Kedua, dalam rangka meningkatkan Iman dan Taqwa yang sesuai dengan salah satu dari “Pitu” program Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, yaitu ‘peningkatan iman dan taqwa’ agar mewujudkan masyarakat yang berakhlak dan hebat.
Sebagai manusia biasa, butuh yang namanya silaturrahmi, karena silaturrahmi ini merupakan wadah untuk saling mendoakan, sekaligus menjadi tempat sosialisasi berbagai macam program pemerintah, baik dari pemerintah pekon, kecamatan, kabupaten, provinsi maupun pusat.


“Saya titip pesan kepada alim ulama, guru ngaji, imam masjid, aparatur kecamatan, aparatur Pekon serta seluruh lapisan masyarakat, mari kita bergotong royong meningkatkan kegiatan ngaji seperti ini, karena ngaji menjadi simbol pemersatu umat. Saya titip kepada Baitul Mukhlisin Kecamatan, tolong tingkatkan lagi kegiatan pengajiannya,” ujar Bupati Parosil Mabsus.(nks)





