Cuaca Ekstrim, Waspada Sebaran Malaria dan DBD

oleh -1,224 views
oleh
Pemdes Padang Genteng Kecamatan Kaur Selatan fogging lingkungan antisipasi penyabaran DBD, Sabtu (10/9/2022).

KAUR ││ LINTAS NUSANTARA.ID – Cuaca ekstrim beberapa pekan terakhir patut diwaspadai masyarakat. Bukan hanya mengantisipasi bencana alam, namun juga mewaspadai sebaran virus malaria dan Demam Berdarah Dengue (DBD). Intensitas curah hujan yang tinggi, berdampak pada perkembangbiakan jentik nyamuk yang dua kali lipat lebih cepat dibanding musim panas.

 

Cuaca buruk juga menyebabkan daya tahan tubuh menurun. Apalagi, jika tidak didukung dengan pola hidup sehat. Suhu lembab yang dibarengi dengan datangnya musim buah juga memberi efek buruk bagi kesehatan masyarakat. Semakin banyak mengkonsumsi buah tidak teratur justru menurunkan imun tubuh terhadap ancaman serangan virus penyakit.

 

“Demi menjaga kesehatan tubuh, pola makan dan kebersihan lingkungan harus diperhatikan dengan serius. Sehingga, dapat mengurangi resiko serangan penyakit. Malaria, DBD, batuk, pilek serta demam sangat mudah menyerang tubuh disaat kondisi cuaca ekstrim,” ujar Deska Jumitri, A. Md Keb, petugas Puskesdes Padang Leban Kecamatan Tanjung Kemuning, Selasa (4/10/2022).

 

Paling banyak warga berobat adalah dengan keluhan batuk, pilek serta demam tinggi. Hal ini biasa terjadi setiap musim penghujan tiba, keluhan gangguan kesehatan warga meningkat. Namun, masih dapat ditangani di Puskesdes setempat.

 

“Keluhan kesehatan yang tidak dapat ditangani oleh team medis di Puskesdes langsung dirujuk ke Puskesmas untuk penanganan lebih lanjut. Jaga kebersihan lingkungan, atur pila makan yang baik agar mampu menjaga imun tubuh dari ancaman penyakit,” papar Deska Jumitri.(amr)

No More Posts Available.

No more pages to load.