,

Waspada Angin Duduk Picu Serangan Jantung

oleh -1,448 views
oleh
Ilustrasi angin duduk.

CILEGON || LINTAS NUSANTARA.ID – Banyak masyarakat yang belum mengerti akan bahayanya angin duduk. Dalam dunia medis, angin duduk dikenal dengan sebutan angina pectoris.

Angina pecktoris merupakan gejala penyakit jantung koroner yakni penyempitan atau penyumbatan arteri koroner yang disebabkan oleh arerosklerosis atau penumpukan plak kolesterol dalam dinding arteri koroner jantung.

Kasus angin duduk dapat terjadi secara tiba-tiba. Mayoritas kasus angin duduk biasanya terjadi dalam waktu lima menit. Jika anda atau orang terdekat mengalami gejala angin duduk, anda perlu melakukan pertolongan pertama dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini dilansir dari St John Ambulance:

Mintalah pasien untuk berhenti melakukan aktivitas dan bantu mereka untuk duduk.

Coba tenangkan pasien agar tidak panik dan merasa nyaman.

Posisikan tubuh pasien di lantai dengan lutut ditekuk dan kepala serta bahu ditopang.

Anda juga bisa meletakkan bantal di belakang mereka atau di bawah lutut mereka.

Kemudian lakukan beberapa hal berikut:

Jika korban tidak didiagnosis dengan angina dan mengalami nyeri dada, hubungi 999/112 untuk bantuan darurat.

Jika ini adalah serangan angina pertama mereka, dan tidak ada obat yang bisa dikonsumsi, rasa sakit datang lagi dan lebih buruk, sarankan untuk segera ke klinik atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pelayanan yang lebih baik.

Tanyakan pada pasien apakah memiliki obat angina (semprot atau tablet).

Apabila lima menit setelah minum obat dan rasa sakit masih muncul, mintalah untuk konsumsi dosis selanjutnya dan jauhkan dari kerumunan.

Jika masih kesakitan setelah lima menit, atau rasa sakitnya kembali, bisa jadi itu adalah serangan jantung. Segera hubungi layanan darurat.

Jika rasa sakit mereda dalam waktu 15 menit setelah mereka beristirahat atau minum obat, maka pasien bisa kembali beraktivitas

Jika pasien mereka khawatir, beri tahu mereka untuk mencari bantuan medis.

Cara Mencegah Angin Duduk:

Berhenti merokok
Pantau kondisi kesehatan secara rutin, seperti mengecek tekanan darah, kolesterol dan kadar gula darah.

Konsumsi makanan sehat dan bergizi.

Menjaga berat badan agar ideal dan tidak obesitas.

Rutin berolahraga

Mengelola stres

Membatasi konsumsi alkohol.

Cukup tidur, sekitar 6-8 jam sehari.(amr/inewscilegon)

Sumber : iNewsCilegon

No More Posts Available.

No more pages to load.