KAUR || LINTAS NUSANTARA.ID – Perkumpulan Pengajian Ilmu Tassawwuf Thoriqoh Naqsyabandiyah Indonesia asuhan Buya Syehk Muhammad Rasyidsyah Fandy gelar Suluk akbar di Desa Aur Ringit Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur, Sabtu 25/3/2023).
Kegiatan Suluk akbar ini dibuka pukul 20.30 WIB yang diikuti jamaah Suluk 422 orang dari berbagai wilayah.
Dalam kegiatan pembukaan Suluk akbar ini, dihadiri oleh Kakesbangpol Kaur, Noprin Aidi, S. IP, M. Si, ketua MUI Kaur, Ustadz Yulis Sasman, S. Pd.I, Kapolsek Tanjung Kemuning, Iptu Guslin Saswondo, ketua perkumpulan pengajian ilmu tassawuf thoriqot naqsyabandiyah Kaur, Sulaiman Efendi, S. Sos, guru suluk, Drs Suparman serta panitia pelaksana.

Kakesbangpol, Noprin Aidi, S. IP, M. Si menyampaikan, selamat datang peserta suluk, baik dari dalam daerah maupun luar daerah.
Mewakili Bupati Kaur, H Lismidianto, SH, MH, Pemkab Kaur mendukung kegiatan yang bertujuan meningkatkan keimanan serta keagamaan.
Sehingga, selaras dengan nawacita yakni mewujudkan Kabupaten Kaur yang Berseri. Melalui kegiatan ini, banyak pelajaran yang diambil.
Oleh karenanya, selamat menjalankan ibadah, semoga menambah keimanan dan ketaqwaan terhadap tuhan yang maha esa.
“Pemda Kaut mendukung kegiatan keagamaan yang dilaksanakan. Kepada panitia agar membimbing peserta menjalankan ibadah dengan baik sehingga menambah keimanan dan ketaqwaan,” ujar Kakesbangpol dalam sambutannya.

Melalui kegiatan ini pula, sambung Noprin Aidi, dapat menyambung silaturrahmi meningkatkan kebersamaan, kekompakkan dan menggalang persatuan serta kesatuan umat.
Sehingga dapat membantu Pemda Kaur dalam mewujudkan cita-cita menjadikan daerah yang religius, bersih dan aman.
“Semoga Kabupaten Kaur lebih baik lagi seiring dengan berkembangnya keilmuan agama,” papar Noprin Aidi.
Sementara itu, ketua MUI Kaur, Ustadz Yuli Sasman, S. Pd.I menyampaikan, MUI berharap semoga dengan kegiatan Kholwat Fijawat (Suluk) ini dapat memberikan pembelajaran kepada masyarakat tentang ajaran agama dengan cara mendekatkan diri dengan cara berzikir.
“Kami berharap kepada para peserta Suluk dapat mengikuti kegiatan sesuai dengan ajaran Guru besar Kholwat Fijawat (Suluk),” ujar Yuli Sasman.(amr/adv)





