KAUR || LINTAS NUSANTARA.ID – Bulan Ramadhan menyisakan delapan hari ke depan. Semakin dekatnya hari raya Idul Fitri 1444 H, pencairan insentif maupun Tunjangan Hari Raya (THR) jelas sangat ditunggu.
Setelah para awak media yang kecewa lantaran Pemda tak cairkan anggaran kerjasama media, giliran para Kades dan perangkat desa bersuara.
Kades, perangkat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) hingga Marbot empat bulan terakhir belum menerima gaji. Kades mulai terbawa arus putaran emosional dengan semakin dekatnya lebaran.
Lagi-lagi, alasan klasik dilontarkan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kaur. Alasan Kasda kosong sehingga tidak dapat melakukan aktivitas keuangan.
Kades Jembatan Dua Kecamatan Kaur Selatan, Aseprianto mengatakan, sudah empat bulan Kades, perangkat dan BPD belum terima gaji.
Disisi lain, beredar kabar bahwa THR anggota dewan dan PNS akan cair sebelum lebaran ini. Kabar ini tentu menyakitkan hati Kades, perangkat maupun BPD.
“Jangan sampai kabar ini nanti akan menjadi gorengan politik. Tahun ini tahapan pemilu sudah berjalan. Endingnya, akan dimanfaatkan orang untuk gorengan politik,” ujar Aseprianto kepada lintasnusantara.id.
“Kami curiga ada indikasi BKD Kaur sengaja megulur pencairan gaji Kades, perangkat, BPD, honor Marbot hingga anggaran publikasi media,” ungkap Aseprianto penuh rasa curiga.(amr)





