BENGKAYANG || LINTASNUSANTARA.ID – Jumat (19/1/2024) di Rumah Adat Kecamatan Monterado Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat (Kalbar) dilaksanakan ritual pasang adat Pamabakng.
Hadir dalam acara adat itu Camat Monterado berserta staf, Kabid kebudayaan Kabupaten Bengkayang, Polsek Monterado, Koramil Samalantan, Kades se-Kecamatan Monterado, pengurus adat, para tokoh serta undangan lainnya.
Libertus Hansen, SH, M. Si ketua adat Kecamatan Monterado menyampaikan rasa terima kasihnya kepada undangan yang hadir dalam ritual pasang adat Pamabakng.

Camat Monterado dan Kabid Kebudayaan pun ikut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh elemen masyarakat yang hadir dalam kegiatan ini.
Harapan ke depan, kegiatan ini tetap dilestarikan dan diwariskan kepada generasi muda saat ini. Sehingga, budaya dan adat tidak punah dimakan waktu.
“Cintai kebudayaan kita, baru kemudian budaya luar. Karena, kalau bukan kita siapa lagi yang akan melestarikan budaya asli daerah,” ujar Libertus Hansen.
Ada makna religius dari ritual pasang adat Pamabakng ini. Diantaranya yakni, berdamai dengan alam sekitar, berdamai dengan sesama manusia dan berdamai dengan jubata.
Di Kecamatan Monterado Kabupaten Bengkayang ada tiga Binua yakni, Binua Gajeng, Binua Gerantung dan Binua Capkala Atas.
Sedangkan hukum adat dapat diberikan oleh ketua adat desa dan kepala Binua terhadap masyarakat yang melanggar adat.
Pewarta : Darius.





