BENGKAYANG || LINTASNUSANTARA.ID – Masyarakat Monterado Kecamatan Samalantan, Kalimantan Barat (Kalbar) gelar prosesi adat Bapadah Ka Jubata. Prosesi adat ini merupakan warisan leluhur yang hingga saat ini masih dilestarikan.
Prosesi Bapadah Ka Jubata digelar masyarakat Dayak dalam menyambut atau memulai hajatan maupun kegiatan. Prosesi adat ini dilaksanakan dalam rangka menyambut pembangunan jalan yang akan dimulai oleh pemerintah.
Dengan prosesi adat ini, diharapkan pembangunan jalan ini dapat berlangsung sukses tanpa ada hambatan apapun. Prosesi adat ini meminta perlindungan dalam kegiatan pembangunan dari sang pencipta.
Kades Samalantan, Hartono membenarkan kegiatan prosesi adat dayak ini bagian dari pelestarian warisan budaya dari leluhur.
“Masyarakat melaksanakan prosesi adat. Sebagai warga yang menjunjung tinggi adat maka harus beradat. Sebelum kegiatan pembangunan dimulai, diawali prosesi adat,” ujar Kades.
Prosesi adat ini dihadiri oleh ketua adat Desa Samalantan, Garinus yang sekaligus memimpin prosesi adat. Pembacaan matra adat sebagai perantara kepada sang Jubata agar dilancarkan dalam pekerjaan pembangunan.(drs)





