KAUR||LINTAS NUSANTARA.ID- Lomba Balita Sehat yang di gelar oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaur dalam rangka menyambut Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60, pada Rabu (23/10) yang lalu menuai protes dari salah satu orang tua peserta lomba.
Ia menuturkan kepada awak media ini, bahwa anaknya mendapatkan juara ke II pada lomba Balita sehat kategori kelompok usia 24-59 bulan, dari perwakilan Puskesmas Beriang Tinggi. Namun setelah hadiah itu dibagikan oknum pegawai puskesmas meminta pembagian (Hadiah uang red).
“Meminta Rp.350 ribu dari total hadiah Rp 750 ribu, dengan alibi biaya transportasi selama mengikuti perlombaan yang dilaksanakan di Dinkes Kaur, mendengar penyampaian oknum pegawai puskesmas tersebut langsung saja saya kasihkan semuanya uang sejumlah Rp.750 ribu ,” sampai Migus dengan nada kesal kepada awak media lintasnusantara, Senin (28/10/2024).
Anak kami Arya Rafizqy Edmi mengikuti perlombaan tersebut diminta dari puskesmas, kami kira segala biaya yang dikeluarkan untuk transportasi ditanggung pihak Puskesmas nyatanya tidak, Migus menambahkan.
Mirisnya lagi dalam penyampaian oknum pegawai tersebut uang sejumlah Rp. 350 ribu itu atas perintah Kepala Puskesmas (Kapus).
“Kata dia (Oknum pegawai puskesmas red) atas perintah Kapus untuk biaya selama dua hari ke Kota Bintuhan,” Migus mengakhiri. (Wid)





