,

HUT ke-42 Pengadilan Tinggi Mataram, Gelar Baksos

oleh -736 views
oleh

Mataram || Lintasnusantara.Id – Pengadilan Tinggi (PT) Nusa Tenggara Barat Mataram (NTB) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-42 dengan kesederhanaan dan lebih banyak melaksanakan Aksi Sosial juga olahraga untuk kepentingan masyarakat Mataram.

Aksi Sosial yang di lakukan oleh warga PT Mataram seperti melaksanakan operasi katarak gratis yang akan berlangsung hingga puncak acara HUT PT Mataram pada Senin 23 Desember 2024 yang akan datang.

Ketua PT NTB, Dr. Hery Supriyono, S.H.,M.Hum, didampingi Ketua Panitia HUT Pengadilan Tinggi NTB, Sumantono S.H.,M.H mengatakan, dalam rangka perayaan HUT tersebut, Ketu PT Mataram menyampaikan pesan kepada Warga pengadilan tingkat pertama di wilayah kerja Pengadilan Tinggi Mataram NTB Agar kita selalu banyak mawas diri, kekompakan, kejujuran serta kedisiplinan dalam mengemban tugas sebagai keluarga Dharmayukti, untuk tetap menjadi pelayanan hukum demi menjaga kepercayaan publik, khusus nya ke pencari keadilan.

Hal tersebut sesuai dengan Himbauan oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Prof. Dr. Sunarto, S.H.,M.H bahwa Integritas Hakim tetap selalu terjaga untuk menjaga Marwah Institusi Mahkamah Agung.

HUT PT Mataram NTB di isi pula oleh kegiatan-kegiatan bersifat lomba maupun pertandingan-pertandingan olahraga antara pengadilan tingkat pertama (Pengadilan Negeri) wilayah kerja Provinsi NTB.

“Yang paling menarik kita mencoba melakukan bhakti sosial. Kalau biasanya bhakti sosial itu dilaksanakan dalam bentuk kunjungan ke Panti-panti asuhan, tapi untuk kali ini kita mencoba aksi berbagi yang lebih kuat lagi dalam bentuk Operasi Katarak Gratis,” ucap Hery Supriyono dalam keterangan resminya kepada Pokja Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung Republik Indonesia ( FORSIMEMA-RI ), Sabtu (14/12/2024).

Hery bersyukur, keinginan Pengadilan Tinggi NTB untuk melaksanakan bhakti sosial operasi katarak banyak mendapat apresiasi serta dukungan dari berbagai pihak dan instansi di Mataram NTB .

Salah satu dukungan datang dari Yayasan Himpunan Bersatu Teguh di Jakarta yang sudah sering melaksanakan Operasi Katarak di berbagai wilayah Indonesia.

“Jadi begitu kita sampaikan keinginan kita, Yayasan tersebut langsung merespon dan sanggup untuk mewujudkan permintaan serta keinginan kita dan berkolaborasi kerjasama dengan Rumah Sakit Mata Nusa Tenggara Barat sebagai Tempat untuk melaksanakan Operasi,” kata Hery.

Hery menjelaskan, sementara untuk memobilisasi peserta operasi, pihaknya dibantu oleh Dinas Kesehatan, dimana Kepala Dinas Kesehatan langsung memerintahkan kepada jajarannya dan puskesmas-puskesmas untuk mendata dan mencari pasien yang membutuhkan operasi katarak di wilayah masing-masing.

“Dengan adanya respon dan dukungan dari Dinas kesehatan Mataram, tenggang waktu yang tidak terlalu lama sudah membludak Pasien yang ingin melakukan Operasi Mata nya.

Dari hasil Laporan Dinkes hari pertama bahkan sudah 500 orang pasien lebih yang terdaftar, tapi setelah di finishing, ternyata ada data pasien yang overlaps dengan kegiatan-kegiatan yang sama yang dilakukan oleh Instansi lain. Salah satunya yang memiliki kegiatan yang sama, adalah Polda dan pemda NTB.

Menurut Hery, untuk kelengkapan operasi, terakhir seminggu sebelum dilakukannya operasi katarak, semua peserta yang terdaftar dilakukan screening. Terdata kurang lebih jumlah peserta yang terdaftar operasi katarak pada screening tersebut mencapai 156 pasien. Namun dalam finalnya pada hari ‘H’ pelaksanaan operasi katarak kemarin yang sudah dioperasi mencapai 135 pasien.

“Ada satu orang pasien yang ditolak karena kornea matanya sudah rusak, sehingga tidak bisa dilakukan operasi. Jadi sampai hari terakhir kemarin, 135 pasien yang bisa dioperasi dan Alhamdulillah, saya bangga dan senang dengan kegiatan ini ternyata manfaatnya begitu luar biasa buat masyarakat Mataram umum nya Nusa Tenggara Barat,” kata Hery.

Ia menyatakan rasa syukurnya karena HUT Pengadilan Tinggi NTB kali ini dapat membahagiakan masyarakat yang membutuhkan. (Haerudin/Hariyanto)

No More Posts Available.

No more pages to load.