PMT Perkuat Budaya K3, Safety Stand Down Digelar di Terminal Kuala Tanjung

oleh -1,185 views
oleh

BATU BARA || LINTASNUSANTARA.ID – PT Prima Multi Terminal (PMT) kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya keselamatan kerja dengan menggelar Safety Stand Down di PMT Terminal 2 Kuala Tanjung (29/6/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan di tengah meningkatnya aktivitas bongkar muat di Terminal Kuala Tanjung sebagai langkah memperkuat kesadaran seluruh pekerja, mitra kerja, dan pengguna jasa terhadap pentingnya kepatuhan pada prosedur keselamatan di kawasan pelabuhan yang memiliki risiko kerja tinggi.

Dalam kegiatan tersebut, PMT mengingatkan kembali pentingnya memahami zona aman, zona bahaya, titik buta (blind spot), serta menjaga jarak aman saat berada di sekitar kendaraan operasional, seperti truk kontainer dan truk curah kering.
Direktur Operasi dan Teknik PT Prima Multi Terminal, Wahyudi, menegaskan bahwa keselamatan kerja merupakan fondasi utama dalam operasional kepelabuhanan.

“Keselamatan harus menjadi budaya yang diterapkan oleh setiap orang yang bekerja di lingkungan pelabuhan. Kepatuhan terhadap prosedur bukan sekadar memenuhi aturan, tetapi merupakan bentuk perlindungan terhadap diri sendiri, rekan kerja, dan keberlangsungan operasional,” ujar Wahyudi.
Ia menjelaskan, karakteristik operasional terminal yang dipenuhi aktivitas alat berat, kendaraan logistik, dan pekerja menuntut kewaspadaan tinggi agar potensi kecelakaan dapat ditekan semaksimal mungkin.

Selain sosialisasi keselamatan, PMT juga mengingatkan pekerja agar selalu menggunakan alat pelindung diri (APD), melakukan kontak mata dengan pengemudi sebelum melintas, serta berani menghentikan pekerjaan apabila ditemukan kondisi yang berpotensi membahayakan.
Menurut Wahyudi, budaya keselamatan bukan hanya menjadi tanggung jawab unit K3, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh insan pelabuhan.

PMT secara konsisten menjalankan berbagai program penguatan budaya keselamatan, mulai dari inspeksi lapangan, identifikasi potensi bahaya, evaluasi risiko pekerjaan, hingga pelatihan dan sosialisasi keselamatan kerja.

Sebagai operator terminal peti kemas dan multipurpose di Pelabuhan Belawan dan Kuala Tanjung, PMT berharap penerapan budaya safety first mampu menjaga target zero accident, meningkatkan keandalan layanan, serta mendukung terciptanya rantai logistik yang aman, efisien, dan berkelanjutan.

(Gunawan)

No More Posts Available.

No more pages to load.