KAUR || LINTASNUSANTARA.ID – Isu dugaan pungutan bantuan alat dan mesin pertanian (alsinta) di Kabupaten Kaur akhirnya menguap.
Kabar menyebutkan bahwa, pungutan biaya dilakuka ln oleh ketua kelompon tani (Koptan).
Bahkan, isu yang berkembang satu anggota Kopta ditarif Rp 1 juta dengan alasan untuk menebus Alsintan.
Pungutan Rp 1 juta peranggota ini untuk Alsintan jenis handtractor. Hal ini menimbulkan tanda tanya anggota.
Pasalnya, dari dinas terkait yang menyalurkan bantuan Alsintan tidak membebankan biaya apapun.
Pungutan dikumpul kepada ketua ketua Koptan. Sehingga, satu Koptan yang berjumlah 15 orang ini berhasil mengumpulkan uang Rp 15 juta.
Hingga saat ini, belum diperoleh konfirmasi dari pihak terkait. Baik itu dari dinas yang menyalurkan maupun dari Koptan.(**)





