Bintuhan, Lintasnusantara.id — Hari libur tidak menjadi alasan bagi Kapolres Kaur AKBP ALAM BAWONO, S.I.K., M.Tr.Opsla untuk mengendurkan pengawasan terhadap pelayanan publik. Minggu (23/8/2026), Kapolres turun langsung mengecek pelayanan Samsat Keliling yang hadir dalam rangkaian Gebyar Merah Putih di Lapangan Merdeka Bintuhan, Kabupaten Kaur.
Pengecekan tersebut bukan sekadar kunjungan seremonial. Kapolres ingin memastikan pelayanan kepada masyarakat benar-benar berjalan sesuai ketentuan, mulai dari kesiapan personel, fasilitas, hingga mekanisme pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Kapolres juga berinteraksi langsung dengan petugas dan masyarakat yang memanfaatkan layanan tersebut. Kehadiran pimpinan kepolisian di lokasi menjadi bentuk pengawasan langsung sekaligus memastikan tidak ada masyarakat yang dipersulit dalam mendapatkan pelayanan.
«“Pengecekan ini kami lakukan sebagai bentuk pengawasan langsung untuk memastikan operasional pelayanan di lapangan berjalan sesuai ketentuan. Kami ingin memastikan masyarakat yang mengurus pajak kendaraan tidak mengalami kendala maupun dimintai biaya di luar ketentuan resmi,” ujar AKBP ALAM BAWONO.»
Kapolres menegaskan, pelayanan publik harus bersih dari pungutan liar (pungli), percaloan maupun praktik penyalahgunaan kewenangan. Setiap petugas dituntut memberikan pelayanan secara profesional dan bertanggung jawab.
Menurutnya, pengawasan langsung di lapangan penting untuk menutup celah terjadinya pelanggaran. Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh hanya berorientasi pada penyelesaian administrasi, tetapi juga harus memberikan rasa aman, nyaman dan kepastian.
«“Tujuan utamanya adalah mewujudkan pelayanan prima. Petugas harus memberikan pelayanan yang cepat, tepat, transparan dan humanis kepada masyarakat,” tegasnya.»
Kapolres Kaur juga menilai kehadiran Samsat Keliling dalam kegiatan masyarakat seperti Gebyar Merah Putih merupakan langkah positif untuk mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
Masyarakat tidak perlu menempuh jarak jauh ke kantor pelayanan hanya untuk memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan. Dengan pelayanan yang hadir langsung di tengah kegiatan masyarakat, akses pelayanan menjadi lebih mudah dan efisien.
Lebih jauh, Kapolres menekankan bahwa kepercayaan masyarakat harus dibangun melalui pelayanan nyata, bukan sekadar slogan. Karena itu, setiap personel yang terlibat dalam pelayanan publik diminta menjaga integritas dan tidak melakukan tindakan yang dapat mencoreng citra institusi.
«“Kami ingin masyarakat merasa nyaman dan yakin bahwa pelayanan yang diberikan benar-benar transparan, mudah dan sesuai dengan ketentuan. Dengan pelayanan yang baik, kepercayaan publik kepada Polri dan seluruh unsur pelayanan pemerintah akan semakin meningkat,” pungkasnya.»
Pengecekan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Polres Kaur untuk terus mengawal pelayanan publik agar bersih, transparan, bebas pungli dan berpihak pada kepentingan masyarakat—bahkan di tengah hari libur. (MFP)





