Wabup Aceh Barat Presentasikan Keterbukaan Informasi Publik, KIA Apresiasi Berbagai Inovasi

oleh -97 views
oleh

BANDA ACEH || LINTASNUSANTARA.ID  – Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadheil, S.H., didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Aceh Barat Dedi Mulianda, S.I.P., M.Si., mengikuti presentasi kepala daerah dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik 2026 di Kantor Komisi Informasi Aceh (KIA), Rabu (14/10/2026).

Dalam presentasi tersebut, Said memaparkan strategi dan inovasi Aceh Barat untuk memperkuat keterbukaan informasi publik serta meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat.

Said mengatakan, kehadirannya mewakili Bupati Aceh Barat merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik yang lebih baik.

“Alhamdulillah, hari ini saya mewakili Bapak Bupati hadir ke Komisi Informasi Aceh untuk melakukan presentasi terkait strategi dan inovasi kita ke depannya untuk keterbukaan informasi publik yang lebih baik di Aceh Barat,” kata Said.

Ia menyebutkan, seluruh rangkaian presentasi telah selesai dilaksanakan. Aceh Barat juga menerima sejumlah saran dan masukan yang akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik.

“Alhamdulillah, kita sudah selesai dan mendapatkan beberapa saran dan masukan yang sangat baik untuk Aceh Barat,” ungkapnya.

Said menambahkan, Aceh Barat akan terus memperkuat transparansi penyelenggaraan pemerintahan, memperluas akses masyarakat terhadap informasi, serta menghadirkan inovasi pelayanan informasi publik yang terbuka dan akuntabel.

Sementara itu, Ketua KIA Junaidi mengatakan, Aceh Barat menunjukkan perkembangan signifikan dalam pelaksanaan keterbukaan informasi publik pada 2026.

Menurut Junaidi, penilaian tersebut mengacu pada enam indikator keterbukaan informasi publik melalui pengisian Self Assessment Questionnaire (SAQ) yang disebarkan tim penilai KIA.

Ia mengapresiasi berbagai inovasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dan berharap upaya tersebut mengantarkan daerah itu meraih predikat informatif, kategori tertinggi dalam penilaian keterbukaan informasi publik.

“Kami sangat mengapresiasi beberapa inovasi yang dilakukan oleh Pemkab Aceh Barat. Mudah-mudahan tahun ini bisa meraih predikat informatif sebagai nilai tertinggi dalam Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik yang dilakukan oleh Komisi Informasi Aceh,” ujar Junaidi.(*)

(BD.2).

No More Posts Available.

No more pages to load.