Emak-Emak Perkosa Siswa SMK Hebohkan Jagad Maya

oleh -2,493 views
oleh
Gambar Ilustrasi (Net)

KALTARA || LINTAS NUSANTARA.ID – Dunia jagad maya di Kalimantan Utara (Kaltara) dihebohkan dengan munculnya kasus pemerkosaan terhadap siswa salah satu SMK di Kaltara. Sontak kabar ini mengundang beragam reaksi netizen. Pasalnya, kejadian pemerkosaan yang tak lazim ini menarik perhatian masyarakat.

Korban pemerkosaan adalah pelajar SMK, sedangkan pelakunya adalah emak-emak yang haus akan sensasi hubungan ranjang. Kalau biasanya yang menjadi korban pemerkosaan adalah kaum hawa, namun kali ini korbannya adalah laki-laki. Kasus ini, ternyata bukan hanya satu kali dialami oleh korban, melain berulang kali dalam kurun bulan Februari 2022 lalu hingga saat ini.

Pelaku pemerkosaan adalah emak-emak berusia 42 tahun sebut saja namanya, Mawar Wangi. Dalam pengakuannya, Mawar Wangi mengatakan, hubungan intim yang ia lakukan dengan korban sebut saja namanya Halilintar (16) didasari rasa suka sama suka. Tidak ada pemaksaan sama sekali, oleh karenanya ia enggan disebut-sebut telah memperkosa pelajar SMK tersebut.

Kanit PPA Satreskrim Polresta Nunukan, Ipda Martha mengungkap, pelaku dan korban ternyata sudah menjalin asmara atau berpacaran sejak Februari 2022. Perkenalan Halilintar dengan Mawar Wangi bermula dari media sosial TikTok yang dilanjutkan dengan chatting online. Setelah bertemu, keduanya langsung memutuskan berpacaran dan sejak itu kerap melakukan hubungan badan.

“Keduanya berpacaran, kenalannya lewat chatingan di tik-tok. Kemudian, keduanya jalin hubungan sejak Febuari lalu,” ungkap Martha, Senin (23/5/2022) sore dikutip dari NKRIPOST.

 

Namun, Mawar Wangi membantah mencekoki Halilintar dengan obat kuat sebelum berhubungan badan. Pelaku juga menolak disebut bahwa dirinya mantan PSK. Sebaliknya, Mawar Wangi mengaku terkejut korban sampai depresi karena persetubuhan berulang-ulang kali dengan dirinya.

Pasalnya, sejak melakukan hubungan badan pertama pada Februari lalu, korban masih seringkali mengulang-ulang hubungan badan dengan dirinya.

“Dari hasil pemeriksaan, pelaku tidak pernah memberikan obat kuat dan pelaku membantah disebut sebagai mantan PSK,” ujarnya.

“Namun pelaku mengakui semuanya kalau berhubungan sex dengan korban sudah berulang-ulang kali,” sambung Martha.

Sampai saat ini, lanjut Martha, pihaknya masih terus melakukan penyidikan kasus siswa SMK diperkosa emak-emak. Sejauh ini penyidik juga telah meminta keterangan sejumlah saksi dari pihak sekolah dan dinas terkait.

Sayangnya, siswa SMK diperkosa emak-emak hingga saat ini masih belum bisa dimintai keterangan lantaran masih mengalami depresi. Karena itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan dokter spesialis anak, kulit dan kelamin, serta spesialis kejiwaan.

“Masih kami dalami. Korban saat ini belum bisa diminta keterangan karena masih dalam penanganan rawat inap rumah sakit,” tandasnya.

Kasus ini mendapat perhatian banyak masyarakat. Komentar netizen pun bermunculan di jagad maya, mencuatnya kasus ini juga membuat masyarakat geleng-geleng kepala.(red/NKRIPOST/jpnn/pojoksatu)

No More Posts Available.

No more pages to load.