Protes Limbah PT DPP, Warga Kirim Sempel Air Sungai Way Hawang Ke Walhi

oleh -1,399 views
oleh
LIMBAH: Warga Desa Way Hawang Kecamatan Maje kirim sempel limbah tambak udang ke Walhi Bengkulu, Senin (30/5/2022).(foto: Dang/linnas)

KAUR || LINTAS NUSANTARA.ID – Warga Desa Way Hawang Kecamatan Maje kirim sempel air sungai ke Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) guna di teliti lebih lanjut di laboratorium. Pengiriman sempel air sungai yang tercemar limbah tambak udang PT Dua Putra Perkasa (DPP) guna memastikan dugaan pencemaran lingkungan oleh perusahaan tersebut.

Walhi menjadi pilihan warga agar lebih menjamin independensinya terhadap perusahaan. Warga belum percaya sepenuhnya jika pemerintah atau instansi terkait yang melakukan uji laboratorium terhadap sempel limbah.

Senin (30/5/2022) pagi, perwakilan warga Desa Way Hawang, Rafi’i didampingi Herman secara langsung mengirim sempel limbah ke Walhi Bengkulu. Warga melibatkan Walhi dalam persoalan pencemaran lingkungan oleh perusahaan tambak udang.

Pengiriman sempel air sungai yang diduga tercemar dalam rangka mempertegas dan membuktikan bahwa pencemaran sungai oleh limbah tambak udang memang benar adanya. Hasil uji laboratorium ini nantinya akan menjadi dasar kuat warga menggugat perusahaan.

“Sempel ini merupakan upaya masyarakat membuktikan adanya pencemaran lingkungan oleh PT DPP. Dengan uji laboratorium ini akan diketahui secara rinci apakah benar atau tidaknya pencemaran sungai akibat limbah tambak udang,” ujar Rafi’i yang diaminian Herman.

Meskipun, perusahaan mengatakan setiap enam bulan sekali mengirim sempel limbah guna di teliti, namun warga tidak percaya begitu saja. Oleh karenanya, warga langsung menggandeng aktivis lingkungan yakni Walhi guna pendampingan dan mengecek limbah secara mandiri.

Masyarakat, Walhi merupakan organisasi yang independen dan sudah banyak pengalaman dalam menangani masalah lingkungan hidup. Setelah hasil laboratorium keluar, Walhi akan turun ke Desa Way Hawang membawa langsung hasil uji klinis air sungai tersebut.

Ada tiga titik pengambilan sempel air sungai. Titik pertama yakni tepat di pipa pembuangan limbah tambak udang PT DPP. Titik kedua, 1 KM kearah hulu sungai dari titik pertama dan dilanjutkan lagi titik ketiga sepanjang 1 KM dari titik kedua.

“Titik sempel air sungai yang diambil petunjuk dari Walhi saat dihubungi warga. Oleh karenanya, pengiriman sempel ini langsung dilakukan sesuai dengan arahan Walhi,” ungkapnya.

“Mudah-mudahan, uji sempel air sungai ini akan membuktikan keresahan warga. Masyarakat percaya kepada Walhi sebagai organisasi independen yang melakukan uji laboratorium limbah tambak udang,” tutup Rafi’i dan Herman.(dang)

No More Posts Available.

No more pages to load.