Desa Tanjung Agung : Melestarikan Adat Istiadat dalam Era Modern

oleh -822 views
oleh

KAUR || LINTASNUSANTARA.ID – Desa Tanjung Agung, Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur, memiliki kebiasaan unik dan tradisi yang kuat yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Meskipun zaman telah modern, adat istiadat masih dijunjung tinggi dan dilestarikan oleh masyarakat desa.

Adat Istiadat yang Dilestarikan

– Adat Berzikir: Masyarakat Desa Tanjung Agung masih melestarikan adat berzikir sebagai bentuk penghormatan dan penghayatan terhadap agama.

– Tari Menari: Tarian tradisional masih menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat desa dan sering ditampilkan dalam acara-acara adat, seperti pernikahan.

– Adat Njalang (Bersilaturahmi): Adat njalang atau bersilaturahmi masih dilakukan oleh masyarakat desa, terutama saat mengunjungi rumah kepala desa yang juga berperan sebagai tokoh adat.

Peran Kepala Desa

Kepala Desa Harlen Sumarni, S.Pd, berperan penting dalam melestarikan adat istiadat di Desa Tanjung Agung.

Beliau memberikan nasehat dan arahan kepada masyarakat desa untuk terus menjaga dan melestarikan adat istiadat yang ada. Beliau juga didampingi oleh tetua desa atau tokoh adat yang dihormati.

Nasehat untuk Mempelai
Dalam acara adat, Kepala Desa memberikan nasehat kepada kedua mempelai untuk mendirikan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah (samawa). Beliau juga mengingatkan mereka untuk berprinsip “dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung” dan menjaga nama baik keluarga kedua belah pihak.

Melestarikan Budaya

Desa Tanjung Agung memiliki kebanggaan tersendiri dengan melestarikan adat istiadat dan budaya yang unik. Dalam era kepemimpinan Kades Harlen Sumiati, S.Pd, desa ini terus berupaya untuk melestarikan warisan budaya yang ada dan menjadikannya sebagai identitas desa.

Dengan demikian, Desa Tanjung Agung menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam melestarikan adat istiadat dan budaya dalam era modern.

Desa ini menjadi panutan dalam pembentukan acara di desa, baik itu acara perkawinan, syukuran, atau acara lainnya, terutama pada bulan-bulan kebesaran Islam (Drs)

No More Posts Available.

No more pages to load.