Ditimpa Pintu Truk, Pejalan Kaki Tewas Seketika, Satu Dilarikan Ke RS

oleh -21.173 views

LINTAS NUSANTARA.ID, BENGKULU UTARA – Malang dialami Marwati (55) warga Dusun Curup Kabupaten Bengkulu Utara dan temannya, Ita (45) warga Sawang Lebar Bengkulu Utara. Marwati tewas seketika sedangkan, Ita dlarikan ke Rumah Sakit (RS), Selasa (26/01/2021).

Keduanya berjalan kaki dipinggir jalan raya Bengkulu-Arga Makmur pukul 10.30 WIB. Tiba-tiba datang dari arah belakang mobil truk mitsubishi colt diesel warna kuning Nopol BD 8376 DL yang dikemudikan oleh Dadang (63) warga Desa Balam Kecamatan Air Besi. Saat mobil melintasi keduanya, tiba-tiba pintu bak belakang truk terbuka. Tak ayal, pintu membentur korban yang berada dipinggir jalan.

Marwati mengalami benturan keras dibagian kepala. Korban tersungkur dibahu jalan dengan luka serius dibagian kepala. Sedangkan, korban Ita ikut terhempas dan mengalami luka-luka. Naasnya, korban Marwati tidak tertolong dan menghembuskan nafas terakhirnya dilokasi kejadian. Korban Ita dilarikan warga sekitar ke RS guna mendapat pertolongan medis.

Kecelakaan yang tidak pernah diduga ini menarik perhatian masyarakat sekitar. Tidak berselang lama, kerumunan warga mengelilingi lokasi kecelakaan. Guna menghindari hal yang tidak diinginkan, mobil truk colt diesel diamankan ke Polsek Air Besi.

Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Anton Setyo Hartanto, S.IK melalui Kapolsek Air Besi, Iptu Aljum Fitri, SH, MT membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Korban ada dua orang, satu tewas dan satu lagi dilarikan ke RS.

“Korbanya ada dua orang pejalan kaki. Satu meninggal dan satu lagi di RS. Kedua korban wanita paruh baya,” ujar Kapolsek Air Besi.

BACA JUGA : https://lintasnusantara.id/?p=4468 Kenal Di Facebook, Petani Kabawetan Setubuhi Janda Anak Dua

Untuk sopir dan truk diamankan di Polsek Air Besi guna menghindari hal yang tidak diinginkan. Selanjutnya, kasus kecelakaan ini diserahkan ke Satlantas Polres Bengkulu Utara.

Sementara, untuk korban yang meninggal langsung dikebumikan hari ini juga oleh keluarganya. Kondisi warga desa relatif kondusif dan tidak ada pergerakan aksi massa atas peristiwa tragis ini, terang Kapolsek.(321)

Pewarta: Nadit Hasan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *