LINTAS NUSANTARA.ID, KAUR – Berbeda dengan tahun sebelumnya, jelang perayaan hari raya Idul Fitri 1442 H, harga jual Tandan Buah Segar (TBS) di Kabupaten Kaur “melawan”. H-11 lebaran, beberapa pabrik Crude Palm Oil (CPO) eksis beli TBS petani dengan harga tinggi, seperti halnya di pabri CPO milik PT Bengkulu Sawit Lestari (BSL) Kecamatan Kedurang Ilir Kabupaten Bengkulu Selatan berani beli TBS diangka Rp 2 ribu perkilogram.
Meningkatnya harga jual TBS ini menjadi kekuatan bagi petani sawit menghadapi pandemi Covid-19 yang merusak tatanan perekonomian masyarakat. Petani sawit berharap l, harga jual TBS tetap terjaga dengan baik untuk selamanya.
“Kami berharap, harga jual TBS tetap terjaga bahkan naik lagi diangka yang lebih tinggi. Sehingga, penghasilan petani sawit tidak terpengaruh oleh kondisi pandemi saat ini,” ujar salah seorang petani sawit di Kabupaten Kaur, Martin (37), Sabtu (1/5/2021).
Dikatakan Martin, jelang lebaran ini harga TBS tetap bertahan bahkan cenderung naik. Berbeda dengan tahun sebelumnya, harga jual selalu anjlok hingga kelevel terendah. Harga ini menjadi semangat bagi petani sawit tetap bertahan dimasa sulit seperti sekarang.
“Mudah-mudahan, harga tetap bertahan diangka terendah Rp 2 ribu perkilogram,” ungkapnya.(amr)





