RSHD Terisi Penuh, Jumlah Kasus Covid-19 di Kota Bengkulu Meledak

oleh -3,504 views
oleh
Lista Cerlyviera Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Harapan dan Doa Kota Bengkulu, (foto. Dok LN)

LINTAS NUSANTARA.ID, KOTA BENGKULU – Meningkatnya kembali jumlah kasus pasien terpapar Virus Covid- 19 di Kota Bengkulu saat ini, Membuat rumah sakit rujukan Covid- 19 di Kota Bengkulu kini kembali dibanjiri oleh pasien terkonfirmasi positif Covid- 19 yang sedang menjalani perawatan isolasi.

Salah satu rumah sakit rujukan Covid- 19 yang mulai terisi penuh oleh pasien Covid- 19 tersebut yakni Rumah Sakit Umum Daerah Harapan dan Doa (RSUD HD) Kota Bengkulu yang saat ini telah hampir 70 persen diisi penuh oleh pasien terkonfirmasi positif Covid- 19.

Lista Cerlyviera Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Harapan dan Doa Kota Bengkulu mengatakan lonjakan jumlah kasus pasien terpapar virus Covid- 19 yang dirawat di Rsud Harapan dan Doa Kota Bengkulu ini telah terjadi sejak akhir bulan Maret yang lalu dan pucak kasus Covid- 19 meningkat pada awal ramadan atau tempatnya pada awal bulan April lalu.
“Saat ini hampir 70 persen ruang isolasi kita sudah terisi penuh oleh pasien covid- 19, Lonjakan ini sebenarnya telah terjadi sejak akhir Maret lalu dan kian meningkat pada awal April,”terang Lista Cerlyviera.

Lonjakan kasus pasien Covid- 19 di Kota Bengkulu ini sendiri menurut Lista Cerlyviera disebabkan banyaknya masyarakat yang memiliki gejala terpapar covid- 19 namun tidak cepat ditangani sehingga menyebabkan penyebaran ke orang terdekat.

Selain itu masih rendahnya tingkat kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan covid- 19 pasca diizinkannya kegiatan pesta pernikahan dan selama bulan suci ramadan ini juga menjadi salah satu faktor meningkatkannya kasus covid- 19 di kota bengkulu/ hingga menyebabkan penuhnya pasien covid-19 yang dirawat di rumah sakit.

“Untuk penyebab kenapa lonjakan kasus covid- 19 bisa terjadi, hal itu ada beberapa hal diantaranya pasien yang memiliki gejala yang tidak mengetahui dan masih rendahnya kesadaran protokol kesehatan,”jelasnya.

Diperkirakan lonjakan jumlah kasus pasien terpapar virus covid-19 yang akan menjalani perawatan di rumah sakit akan terus semakin meningkat pasca lebaran mendatang, jika tingkat kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan covid- 19 serta larangan mudik yang telah di berlaku pemerintah tidak diterapkan.

“Kalo masyarakat kita tetap tidak menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan bahkan masih ada yang tetap nekat mudik, yah tidak menutup kemungkinan pasca lebaran kasus covid- 19 di Kota Bengkulu akan meningkat,”tegas Lista Cerlyviera.

Di kota bengkulu sendiri berdasarkan data dinas kesehatan kota bengkulu mencatat lonjakan kasus pasien terkonfirmasi positif covid- 19 mencapai 15 hingga 35 kasus dalam satu satu harinya dalam dua hari belakangan ini, bahkan satu dari 9 kecamatan di kota bengkulu telah kembali berstatus zona merah dan zona orage dari sebelumnya berstatus zona kuning.(fee)

No More Posts Available.

No more pages to load.