Berawal Cekcok Mulut, ASN Dinas Perkim Lebong Tewas Tergantung

oleh -3.042 views

LINTAS NUSANTARA.ID, LEBONG – DF (30) ASN di Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Lebong ditemukan tewas tergantung di rumahnya. Leher korban terikat kain gendong yang digantung pada kayu kusen kamarnya, Jumat (12/2/2021) pukul 14.30 WIB.

Sontak kejadian ini menghebohkan warga Desa Nangai Tayau Kecamatan Amen Kabupaten Lebong. Bahkan, kabar tersebut menyebar dengan cepat keseluruh wilayah kabupaten.

ASN berjenis kelamin perempuan ini pertama kali terlihat tergantung di dalam rumah kontrakannya oleh sang suami berinsial IB (34). Melihat hal tersebut, suami korban berteriak minta tolong kepada warga sekitar. Warga berdatangan dan menghubungi Polsek Lebong Utara guna evakuasi jasad ASN ini.

Dari data dilapangan menyebutkan, sebelum aksi nekat korban mengakhir hidup dengan gantung diri ini, korban terlibat cekcok mulut dengan suaminya pada pukul 13.00 WIB. Tidak lama kemudian, sang suami meninggalkan korban dirumah.

Setelah satu jam lebih, suami korban pulang lagi kerumah dan mendapati kondisi istrinya sudah tidak bernyawa tergantung di kayu kusen kamar menggunakan kain gendong. Suami korban tidak menyangka percekcokannya menyebabkan aksi nekat sang istri.

Kapolres Lebong, AKBP Ichsan Nur melalui Kapolsek Lebong Utara, AKP Lunardi Naibaho membenarkan adanya kejadian tersebut. Informasi sementara, sebelum ditemukan tewas, korban terlibat cekcok mulut dengan suaminya.

“Ya, ada kejadian dugaan bunuh diri yang dilakukan oleh perempuan yang diketahui sebagai ASN. Ia tewas saat diperjalanan menuju RSUD Lebong,” ujar Kapolsek.

Ditambahkan Kapolsek, saat pulang kerumah, suami korban melihat istrinya tergantung di kamar.

“Suaminya menemukan korban sudah gantung diri menggunakan kain gendong dikosen pintu kamar, suami mencoba melepas ikatan kain dileher,” tutur Kapolsek, Jum’at.

Kapolsek menerangkan, saat ditemukan pertama kali masih ada denyut nadi namun lemah. Suami korban dan warga melepas ikatan kain dileher dan melarikan korban ke RSUD Lebong. Namun, setibanya di RSUD Lebong dinyatakan sudah tidak bernyawa.

“Dileher korban ditemukan luka gores bagian depan dengan panjang 16 CM. Dugaannya, bunuh diri karena ada masalah keluarga,” tutup Kapolsek.(521)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *