Harga Melorot, Tengkulak TBS Merugi

oleh -1.202 views
Tandan Buah Segar (foto. LN)

KAUR || LINTAS NUSANTARA.ID – Melorotnya harga Tandan Buah Segar (TBS) di pabrik Crude Palm Oil (CPO) berdampak pada meruginya para tengkulak atau pengepul. Pasalnya, harga turun secara tiba-tiba ini menimbulkan banyak kerugian bagi pengepul yang terlanjur beli TBS di petani dengan harga tinggi.

Harga beli TBS di pabrik merosot hingga Rp 400 perkilogramnya. Padahal, sebelumnya petani masih membeli dengan harha normal. Akibatnya, pengepul terpaksa menjual TBS ke pabrik dibawah harga beli dari petani.

“Kerugian mencapai Rp 500 perkiogramnya. Pasalnya, harga turun mendadak. Sudah terlanjur beli mahal, ditambah biaya operasional kendaraan,” ungkap salah seorang pengepul TBS, Ronsi (37) warga Kecamatan Tanjung Kemuning, Minggu (30/1/2022).

Kemungkinan harga akan kembali turun, oleh karenanya belum berani mematok harga beli ke petani. Saat ini, harga TBS di pabrik Rp 2.390 perkilogramnya, sambung Ronsi.

Belum ada kepastian harga dari pabrik, khawatir saat kembali membeli TBS dari petani mengikuti harga pabrik saat ini, tiba-tiba kembali turun. Sudah dapat dipastikan kerugian akan semakin besar. Karena itu, menunggu perkembangan harga dari pabrik.

“Guna menghindari kerugian, perlu dicermati lagi perkembangan harga TBS di pabrik. Jangan sampai menambah besar nilai kerugian,” tutupnya.(amr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *