Iconnet Menembus Batas, Layanan Internet Murah Hingga Pelosok Blank Spot

oleh -1.172 views
Petugas Iconnet bersama pengelolah PKBM Mekar Sari cek lokasi penyambungan jaringan internet rumahan.

KAUR || LINTAS NUSANTARA.ID – Hampir diseluruh pelosok daerah blank spot di Kabupaten Kaur mengeluhkan keterbatasan jaringan internet. Padahal, Kabupaten Kaur mula menerapkan digitalisasi bagi setiap urusan kepemerintahan.

Guna menjawab tantanga tersebut, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Mekar Sari Desa Padang Kedondong berkolaborasi bersama portal media cyber lintasnusantara.id group berkomitmen guna memberikan layanan internet yang maksimal kepada masyarakat.

Guna mewujudkan hal tersebut, menggandeng kerjasama dengan Iconnet perusahaan penyedia jasa internet rumahan yang merupakan bagian dari perusahaan PLN Persero milik BUMN ini menembus batas hingga kawasan blank spot.

Seperti halnya, survey lokasi titik tower signal internet yang akan dibangun oleh Iconnet di wilayah Eks Kecamatan Kaur Utara. Iconnet siap memfasilitasi jaringan internet wifi rumahan dengan harga murah tapi bukan murahan.

Iconnet juga tidak memungut biaya pemasangan oleh pelanggan. Biaya paket internet tanpa batas kuota atau unlimited sangat terjangkau. Mulai dari harga Rp 152.000 hingga Rp 678.000 perbulan.

Pelanggan dapat memilih paket kuota yang dibutuhkan untuk pemasangan wifi tersebut. Calon pelanggan cukup mengisi formulir pendaftaran yang disediakan Iconnet, melampirkan foto copi KTP dan id pelanggan PLN. Baik pelanggan pasca bayar maupun pelanggan pra bayar PLN yang ada di rumah.

Saat ini, layanan internet Iconnet sudah diuji cobakan di PKBM Mekar Sari. Alhasil, internet lancar tanpa ada gangguan dan tarif murah. Bukan hanya dapat digunaka sebagai akses jaringan internet semata, Iconnet juga dapat di manfaatkan sebagai saluran nonton televisi.

Saat ini, layanan Iconnet masih fokus di Eks Kecamatan Kaur Utara dan akan dikembangkan keseluruh wilayah Kabupaten Kaur lainnya.

“Iconnet siap melayani kebutuhan internet bagi masyarakat tanpa batas. Menjawab dan memenuhi program digitalisasi Kabupaten Kaur,” ujar Megy Defriawan.(amr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *