Izinkan Sekolah Tatap Muka, Walikota Bengkulu Terbitkan Surat Edaran KBM Di Masa Pandemi Covid- 19

oleh -2.390 views
WALI KOTA
Wali KOta Bengkulu Helmi Hasan.

LINTAS NUSANTARA.ID, KOTA BENGKULU – Pasca menggelar rapat bersama dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) se-kota Bengkulu dan Dewan Guru se-kota Bengkulu Rabu sore kemarin (10/02/2021). Hari ini Walikota Bengkulu Helmi Hasan mengeluarkan Surat Edaran (SE) terbaru tentang kegiatan belajar mengajar di Sekolah dimasa pandemi Covid-19.

Surat Edaran dengan nomor: 338/07/B.Kesbangpol yang dikeluarkan tanggal 11 Februari ini dutujukkan kepada para Kepala PAUD/SD/MI/SLB/SMP/SMA/MTs/SMK/MA di Bengkulu.

Dalam surat edaran tersebut diterangkan, berdasarkan hasil kajian dan evaluasi Satgas Covid-19 Kota Bengkulu bahwa dengan adanya penurunan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di kota Bengkulu dan telah lamanya siswa tidak mendapatkan pembelajaran secara tatap muka, maka pemerintah kota Bengkulu akhirnya mengizinkan pelaksanaan sekolah tatap muka di wilayah kota Bengkulu dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat sesuai kebijakan yang di atur dalam Surat Edaran Walikota Bengkulu.

Walikota Bengkulu Helmi Hasan saat ditemui mengatakan atas pertimbangan dan kajian dari Satgas Covid-19 dan hasil musyawarah bersama dengan MKKS dan Dewan Guru yang telah dilakukan sebelumnya maka pemerintah Kota Bengkulu mengizinkan pelaksanaan sekolah tatap muka dengan catatan wajib mentaati Protokol Kesehatan yang ketat sesuai dengan Surat Edaran terbaru yang telah dikeluarkan hari ini.

“Iyah tadi sudah kita jelaskan bahwa kegiatan belajar mengajar tatap muka dapat dilaksanakan bila sekolah telah siap memenuhi seluruh poin-poin yang tertera di surat edaran dan mendapatkan rekomendasi persetujuan dari satgas penanganan Covid- 19 kota Bengkulu,”. Kata Helmi Hasan.

Terdapat 7 poin dalam Surat Edaran Walikota Kota Bengkulu yang wajib dipatuhi sebelum melakukan pembelajaran tatap muka, adapun isi Surat Edaran Walikota Bengkulu tersebut yakni:

1. Kegiaatan belajar mengajar diberbagai tingkatan pendidikan dapat dilaksanakan secara tatap muka dengan wajib mengikuti protokol kesehatan ketat.

2. Jumlah siswa di kelas tidak melebihi 50 persen dari jumlah siswa per kelas, sehingga belajar mengajar dilaksanakan dengan 2 model yakni tatap muka dan secara daring.

3. Disetiap sekolah wajib menyediakan tempat cuci tangan, sabun hand sanitizer, mengukur suhu badan dengan thermogun didepan ruangan kelas dan pintu masuk sekolah, serta dilakukan disinfektan secara berkala.

4. Waktu proses pembelajaran dipersingkat dari jam semestinya, dengan mata pelajaran yang dajarkan secara tatap muka sepenuhnya diatur oleh sekolah.

5. Perlu dilakukan pembatasan tamu yang masuk dilingkungan sekolah dan dilakukan dilakukan pemeriksaan suhu badan, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari sentuhan fisik.

6. pembelajaran tatap muka wajib mendapatkan persetujuan orang tua atau wali secara tertulis dan jika orang tua keberatan maka siswa yang bersangkutan wajib mendapatkan pembelajaran sepenuhnya dengan cara daring

7. kegiatan belajar mengajar tatap muka dapat dilaksanakan bila Sekolah Telah siap memenuhi seluruh poin tersebut di atas dan mendapatkan rekomendasi persetujuan dari Satgas penanganan Covid-19 Kota Bengkulu. (fer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *