,

Jalankan Misi Pendidikan Anak Yang Agamis, Yayasan Fisabilillah Kehabisan ‘Nafas’

oleh -408 views
Tampak bangunan MDTA yang masih banyak sekali kekurangannya (foto. Nadit-LN)

LINTAS NUSANTARA.ID, BENGKULU UTARA – Niat tulus menjalankan misi amaliah mendidik anak yang agamis, Yayasan Fisabillah Maju Mandiri di Kecamatan Lais Kabupaten Bengkulu Utara (BU) kehabisan ‘nafas’. Ditengah perjalanannya, yayasan ini kehabisan anggaran untuk membangun sarana dan prasarana pendukung kegiatan belajar anak.

Mulai dari Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA), Raudhatul Athfal (RA) hingga ruang belajar komputer yang sangat memprihatinkan.

Guna mendukung kegiatan belajar tersebut, dibutuhkan perehaban ruang belajar dan musholla. Namun, yayasan belum memiliki anggaran yang cukup untuk rehab sarana.

Yayasan ini berbadan hukum tercatat di akte notaris Rizfitriani, SH, Mkn dan terdaftar di Kemenkumham RI dengan nomor AHU-0024564.AH.01.04. Yayasan didirikan oleh, Rustam Efendi, S. IP, Abu Bakar, M. Pd, Barat Prakoso, M. Pd dan Wardan, M. Pd.I pada Tahun 2020 lalu.

Dengan kondisi bangunan yang darurat, namun tidak melunturkan semangat belajar santri yayasan ini, mereka belajar beralaskan karpet dan berlantai tanah.

Sementara, untuk ruang belajar komputer masih menumpang diruang MDTA. Untuk mendukung program pendidikan anak ini yayasan membutuhkan uluran tangan para dermawan.

“Sejak berdiri hingga saat ini yayasan belum pernah mendapat bantuan pemerintah, meskipun sudah beberapa kali mengajukan permohonan,” ujar Rustam Efendi kepada lintasnusantara.id.

Guna menopang kegiatan belajar santri, yayasan mendapat bantuan dari jamaah dan warga sekitar.  Untuk itu yayasan mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas bantuan yang diberikan.

Bagu para dermawan yang ingin menyumbang atau berzakat maupun bersedia menjadi donatur yayasan dapat langsung menghubungi pengurus yayasan melalui nomor telepon 085380568789, 085380088770 atau melalui rekening Bank BNI 1114031670 atas nama TPQ AL ABRAR. Dengan bantuan yang diberikan akan sangat berarti bagi masa depan para anak MDTA,  ungkap Rustam Efendi. (nadit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *