Jembatan Penghubung Antar Desa Membusuk, Ancam Keselamatan Warga

oleh -1.106 views
Jembatan penghubung antar desa memprihatinkan.

BENGKULU UTARA || LINTAS NUSANTARA.ID – Jembatan Bambu penghubung Desa Senali dan Desa Kuro Tidur, Kecamatan Kota Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara kondisinya memprihatinkan. Meski kondisinya sudah lapuk dan berbahaya, masyarakat setempat terpaksa melewatinya untuk aktivitas sehari hari. Karena bila melintas di jalan lain harus memutar sekitar 6 Kilometer.

warga yang melintas mengendarai sepeda motor harus bergantian, bila ada warga yang tidak berani terpaksa harus turun dan mendorong kendaraanya. Yang sangat dikhawatirkan apabila airnya banjir jembatan akan hanyut. Masayarakat akan bergotong royong kembali guna memperbaiki jembatan bambu tersebut.

“Kondisi jembatan seperti ini sudah lama, dan saya sering melintas di jembatan ini, karena bila melewati jalan lain harus memutar,” ujar Tin (43) salah satu warga Desa Senali Saat Diwawancarai oleh awak media Lintasnusantarai.id Senin,(10/1/2022).

Kalau ada bambu yang sudah rusak, warga bergotong royong memperbaiki dan mengganti bambu yang rusak. Ia menambahkan, jalan menuju jembatan ini sudah sering diperbaiki gotong royong oleh masayarakat, hanya jembatan ini yang dekat dari perkebunan petani yang ada di Desa Kuro tidur diarea dam Air Lais.

Hampir senada, Hedi (30) berharap semoga segera diperbaiki agar masyarakat lancar beraktivitas, bila hendak ke Perkebunan Masayarakat didesa Kuro tidur dan membawa hasil kebun mereka, ucap Hedi.

Sementara itu, Kadun III Desa Senali, Sapuwan Sapawi menjelaskan jembatan tersebut adalah jembatan darurat yang digunakan warga untuk aktivitas berkebun sehari hari. Setahun yang lalu jembatan itu sudah diperbaiki dan soal jembatan sudah diusulkan agar diperbaiki dengan anggaran APBN. “Kami sudah ajukan perbaikan jembatan tersebut dan semoga terealisasi secepatnya,” ujarnya.(nadit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *