KAUR || LINTAS NUSANTARA.ID – Tingginya intensitas curah hujan sejak beberapa waktu lalu kembali menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat. Kamis (6/10/2022) pukul 20.30 WIB tanah longsor sepanjang 100 meter menutup akses jalan raya Kaur Tengah menuju Kecamatan Luas.
Akibatnya, jalan raya ini tidak dapat dilalui oleh kendaraan. Baik roda empat maupun roda dua. Guna mencegah terjadinya isolasi warga di dua kecamatan, team patroli Polsek Kaur Tengah Polres Kaur bersama BPBD langsung turun kelokasi.

Ditengah guyuran hujan deras, team berupaya keras membuka akses jalan yang tertutup material longsor. BPBD menurunkan alat berat guna percepatan pembersihan material longsor.

Sementara, team patroli Polsek Kaur Tengah mengamankan situasi dan memberi imbuan kepada warg untuk lebih hati-hati. Anggota Polsek yang diturunkan ke lokasi juga ikut langsung dalam pembersihan longsor.
Baca Juga :
Kapolres Kaur, AKBP Dwi Agung Setyono, S.IK, MH melalui Kapolsek Kaur Tengah, Iptu Kusseri, SH membenarkan adanya longsor yang menutup akses jalur Kaur Tengah menuju Kecamatan Luas dan Muara Sahung.
Selain membantu pembersihan dititik ini, Polsek Kaur Tengah juga evakuasi longsor di kawasan Desa Tanjung Harapan Kecamatan Semidang Gumay. Kawasan ini merupakan salah satu titik rawan longsor.
“Longsor terparah di kawasan Desa Tuguk yang menyebabkan akses transportasi macet total. Sedangkan, dikawasan Air Seranjangan jalur lintas antar provinsi masih dalam kondisi lancar. Material longsor tidak mengganggu kelancaran arus lalulintas,” ujar Kusseri kepada lintasnusantara.id.(amr)





