Miris! Anak Kandung Bacok Ayah Dengan Brutal. Korban Dirawat Di RSUD Rejang Lebong

oleh -17.749 views

LINTAS NUSANTARA.ID, REJANG LEBONG – Nahas dialami Zulkifli (50) petani asal Desa Air Lanang Kecamatan Curup Selatan Kabupaten Rejang Lebong Jumat (8/1/2021) pukul 15.30 WIB. Ia menjadi korban penganiayaan oleh H (25) yang tak lain anak kandungnya sendiri. Korban mengalami luka berat akibat penganiayaan pelaku menggunakan senjata tajam.

Bak pepatah mengatakan, ‘Kacang Lupa Kulit’ pelaku membabi buta menghajar ayah kandungnya sendiri. Penganiayaan brutal sang buah hati terhadap ayahnya ini terjadi di kawasan pengebunan. Namun, belakangan diketahui pelaku mengalami gangguan jiwa.

Kapolres Rejang Lebong Polda Bengkulu, AKBP Puji Prayitno, S. IK, MH membenarkan kejadian tersebut. Akibat kejadian ini, korban Zulkifli mengalami luka parah akibat terkena bacokan senjata tajam jenis parang dibagian kepala, tangan dan pundak sehingga harus menjalani perawatan intensif di RSUD Curup.

Kejadian itu sendiri, kata dia, bermula saat korban bersama pelaku sedang duduk diteras pondok. Kemudian, pelaku pergi kebelakang pondok dan mengambil 2 bilah parang selanjutnya pelaku langsung menghampiri korban dan langsung membacok kepala, tangan, pundak korban.

Kejadian ini sempat disaksikan cucu korban, kemudian meminta bantuan warga Desa Air Lanang yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi kejadian. Selanjutnya, warga datang dan membawa korban ke RSUD Curup.

Sedangkan, pelaku yang saat itu masih memegang 2 buah bilah parang diminta oleh warga untuk menyerahkan diri serta menyerahkan senjata tajam yang dipegangnya, dan selanjutnya diikat oleh warga.

“Pelaku diamankan oleh warga bersama Kades Air Lanang, kemudian anggota langsung menuju TKP dan mengamankan pelaku berikut barang bukti,” ucap Kapolres Rejang Lebong yang dikenal akrab bersama awak media ini ramah.

Djelaskan Kapolres, pelaku tidak lain adalah anak kandung korban. Meskipun demikian, polisi tetap membawa pelaku ke Mapolres guna dilakukan penyelidikan walaupun pelaku diduga mengalami gangguan jiwa namun belum mengantongi kartu kuning dari RSJKO Bengkulu.(521)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *