Mulai Bulan Maret, Pembuatan SIM Wajib Test Psikologi

oleh -1.908 views

LINTAS NUSANTARA.ID, BENGKULU SELATAN – Tahun ini, syarat pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) atau perpanjangan, masyarakat wajib mengikuti test psikologi.

“Tahun ini, syarat bagi masyarakat yang ingin membuat atau perpanjangan SIM wajib mengikuti test psikologi,” ujar Kapolres Bengkulu Selatan Polda Bengkulu, AKBP Deddy Nata, S. IK, melalui Kasat Lantas, Iptu Eka Hendra, S.STK, S. IK.

Syarat test psikologi tersebut, lanjut Eka Hendra, merupakan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan sebagaimana pasal 81 ayat (4) dan dipertegas pada pasal 36 Peraturan Kapolri Nomor 9 Tahun 2021 tentang Surat Izin Mengemudi.

Di aturan tersebut, bahwa salah satu syarat penerbitan SIM adalah kesehatan, baik sehat jasmani maupun sehat rohani. Untuk kesehatan jasmani diperiksa oleh tenaga kesehatan, sedangkan untuk kesehatan rohani, melalui tes psikologi.

“Untuk tesk psikologi nantinya akan menggunakan pihak ketiga,” terang Kasat Lantas.

Eka Hendra menjelaskan, sebelumnya cukup melalui tes tertulis, tes kesehatan dan tes mengemudi. Namun, ke depan harus ada bukti lulus test psikologi. Untuk itu, sosialisasi test psikologi akan dilaksanakan ke masyarakat. Tujuannya, agar pada saat pembuatan SIM, masyarakat tidak lagi kaget atau belum tahu aturan tersebut.

“Februari ini, Satlantas sosialisasi, pada bulan Maret akan langsung diterapkan,” pungkasnya.(007)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *