Polda Bengkulu Ungkap Sindikat Mafia Dokumen Tanah

oleh -1.239 views

LINTAS NUSANTARA.ID, BENGKULU – 4 (empat) orang mafia pemalsu dokumen tanah, berhasil disikat Direktorat Reskrimum Polda Bengkulu. 4 tersangka yang berhasil ditangkap tersebut berinisial SU (54), SN (38), UP dan SN. Rabu (10/2/2021)

Direktur Reskrimum Polda Bengkulu Kombes Pol Teddy Suhendyawan, S.Ik.MH, di dampingi Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, S.Sos, MH, saat press conference di Polda Bengkulu mengungkapkan, keempat tersangka yang ditangkap oleh pihaknya tersebut, berdasarkan laporan Korban Imas Belly dengan nomor laporan LP-B/75/I/2021/Bengkulu, tanggal 21 Januari 2021 lalu.

”untuk tersangka UP dan SN telah di tahan terlebih dahulu di Polres Bengkulu,” Ungkap Dir Reskrimum Polda Bengkulu.

     Polisi Perlihatkan Dokumen Tanah Palsu

Menurutnya, modus yang digunakan oleh tersangka yakni berawal Pada hari Minggu tanggal 06 Desember 2020, tersangka SU dan UP serta tersangka SN datang ke Lokasi lahan kebun milik korban yang di klaim telah di beli senilai Rp.50 juta.

Setelah sampai di lokasi kebun, ketiganya langsung melakukan pengerusakan dengan cara merobohkan tanaman kelapa sawit milik korban, yang berjumlah 120 batang menggunakan alat berat.

Setelah selesai memotong tanaman lahan kebun milik korban, ketiganya langsung melakukan pengaplingan tanah menjadi 42 kapling dan kemudian di jual oleh tersangka SN.

Mengetahui hal tersebut, korban langsung mendatangi ketiga tersangka untuk menanyakan maksud pengaplingan yang dilakukan, oleh ketiga tersangka korban di perlihatkan dokumen kepemilikan tanah yang di klaim milik tersangka, namun melihat dokumen yang di perlihatkan korban menemukan beberapa kejanggalan sehingga korban memutuskan untuk membuat laporan .

“Atas perbuatan ke empat tersangka, korban mengalami kerugian lebih kurang sebesar Rp. 300.000.000,-” Jelas Dir Reskrimum Polda Bengkulu.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersangka kami jerat dengan pasal 170 KUHP dan pasal 385 KUHP JO pasal 54, 56 KUHP.” Kata Dir Reskrimum Polda Bengkulu.

Saat ini, keempat tersangka telah di amankan di Mapolda Bengkulu dan Mapolres Bengkulu guna untuk pemeriksaan lebih lanjut, demikian Dir Reskrimum.(521)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *