Sambut Hari Pendidikan Nasional, Penjabat Sekda TTU Pimpin Rapat Persiapan

oleh -332 views
Penjabat Sekda TTU pimpin rapat persiapan hari Pendidikan Nasional.

KEFAMENANU TTU || LINTAS NUSANTARA.ID – Penjabat Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten TTU Fransiskus Baut Fay, S.Pt., M.Si memimpin rapat persiapan upacara memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) di Aula lantai II Kantor Bupati TTU, Selasa, (10/05/2022).

Rapat dilaksanakan mulai pukul 13:30 wita tersebut guna membahas terkait teknis panduan peringati Hardiknas. Sebagai pemimpin rapat, Penjabat Sekda TTU, Frans Fay, begitu akrab disapa didampingi Asisten Nidamg Pemerintahan dan Kesra Setda TTU Drs. Yosep Kuabib dan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten TTU, Raymundus Aluman.

Hadir dalam rapat yang dilaksanakan hingga pukul 15:00 wita itu, yakni Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda TTU, Kasi Bimas Kristen Kantor Kementrian Agama Kabupaten TTU Nakir Kolloh, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Perwakilan Diskominfotik TTU, Pol PP dan Dinas Teknis lainnya.

Penjabat Sekda TTU Frans Fay dalam kesempatan tersebut menjelaskan, upacara memperingati Hardiknas sebenarnya dilaksanakan pada tanggal 2 Mei 2022, namun karena bertepatan dengan libur Idul Fitri 1443 H maka sesuai surat edaran dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, upacara baru akan dilaksanakan, Jumat (13/05/2022).

Menindaklanjuti surat edaran tersebut, kata Frans Fay, upacara Hardiknas tingkat Kabupaten TTU pun diundur ke hari Selasa(17/05/2022) lantaran pada Jumat (13/05/2022) akan dilaksanakan kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Tingkat Kabupaten TTU dan pada hari Senin (16/05/2022) merupakan hari libur memperingati hari raya Waisak 2566.

Dalam rapat yang dilaksanakan dengan diskusi dan tanya jawab itu, disepakati bahwa waktu dan tempat upacara akan dilaksanakan di lapangan upacara Kantor Bupati TTU yang akan dimulai pukul 07:30 wita. “Harus ada gladi bersih 2 kali yaitu hari Jumat dan Senin sore”. Tegas Frans Fay.

Kesepakatan lainnya yakni tamu undangan dan pejabat, sesuai surat edaran dari kementerian bahwa wajib menggunakan pakaian adat tradisional. Selain itu, bagi sekolah-sekolah yang ada di luar kecamatan kota Kefamenanu, upacara Hardiknas akan berpusat di kecamatan masing-masing.

Sementara itu, untuk perguruan tinggi dan sekolah yang ada di dalam kota akan didelegasikan oleh beberapa perwakilan. Meski demikian, setiap sekolah dalam Kota Kefamenanu wajib melakukan upacara. Hal ini dipertimbangkan agar tidak terjadi penumpukan pada saat upacara guna mencegah adanya penularan covid-19 varian baru.(ans)

Laporan : Toni Sanbein

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *