Tiga Ruang Belajar SDN 15 Kaur Hancur, Atap Bocor, Kayu Kusen Membusuk

oleh -2.234 views
Foto. Ilustrasi Net-LN

LINTAS NUSANTARA.ID, KAUR – Miris! ditengah gencarnya pemerintah menyukseskan program wajib belajar sembilan tahun, namun beberapa sarana pendidikan tidak didukung penuh. Salah satunya, gedung sekolah di Desa Padang Leban Kecamatan Tanjung Kemuning yakni SDN 15 Kaur. Kondisi tiga ruang belajar rusak berat akibat dimakan usia. Tiga gedung belajar ini dibangun tahun 2007 silam.

Bagian atap bocor, plafon membusuk serta kayu kusen lapuk akibat usia tua. Sekolah berharap, ada bantuan pemerintah guna rehab ruang belajar demi kualitas pendidikan bagi generasi penerus bangsa.

Komite sekolah SDN 15 Kaur, Hadi Yudiantara mengatakan, guna mendukung kegiatan belajar anak diharapkan pemerintah menganggarkan pembangunan rehab sekolah melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan. Bukan hanya sekolah ini saja yang mengalami nasib serupa, namun beberapa sekolah di Kecamatan Tanjung Kemuning juga rusa berat.

“Kami selaku orang tua siswa berharap pemerintah menganggarkan perbaikan gedung belajar. Pasalnya, jika dibiarkan maka kerusakan sekolah kian parah,” ujarnya kepada lintasnusantara.id, Selasa (20/4/2021).

Dikatakan Hadi Yudiantara, komite menggiring sekolah agar tidak bosan mengusulkan perbaikan ruang belajar kepada pemerintah melalui Dinas Pendidikan Kaur. Selain itu, mengusulkan ke Dinas Pendidikan provinsi untuk diteruskan ke Kementerian Pendidikan.

“Harapan kita bersama adanya perbaikan gedung belajar yang membusuk akibat dimakan usia. Karenanya, demi kelancaran bersama dalam menyongsong pendidikan yang lebih baik,” tutupnya.(amr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *