Waspada!!! Kejahatan Hipnotis Menyasar Para IRT

oleh -704 views

LINTAS NUSANTARA.ID, BINTUHAN – Menyikapi maraknya tindak kejahatan dengan modus Hipnotis yang terjadi di Kabupaten Kaur. Hipnotis terakhir dialami Ariani (34) warga Desa Bakal Makmur Kecamatan Maje, Kapolres Kaur Polda Bengkulu, AKBP Dwi Agung Setyono, S.IK, MH minta masyarakat Kabupaten Kaur untuk meningkatkan kewaspadaan.

Akibat kejahatan hipnotis tersebut, korban harus kehilangan satu unit handphone merk samsung J3 dan dua anting emas seberat 1 gram.

“Saat ini aksi kejahatan hipnotis mulai menyasar para ibu-ibu rumah tangga, untuk itu kita minta warga agar lebih waspada dan jangan mudah percaya dengan orang yang baru dikenal,” kata Kapolres Kaur yang kepadq awak media, Jumat (19/2/2021).

Ia mengatakan, pelaku hipnotis biasanya memang dikenal licin dan banyak para korbannya tidak sadar bahwa dirinya telah menjadi sasaran kejahatan.

Sebab, saat kejahatan terjadi korban sedang berada di bawah pengaruh hipnotis. Bahkan, mereka pun terkadang tidak bisa mengingat wajah pelaku. Sehingga, menyebabkan polisi kesulitan dalam melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

“Modus pelaku hipnotis ini berbagai macam cara dan biasanya pelaku mengincar warga terlihat agak lengah sehingga mudah terhipnotis. Mereka biasanya membidik perempuan menggunakan perhiasan mencolok dan pemilik warung-warung, terakhir ini mudos pelaku berpura akan memberikan bantuan BLT,” terangnya.

Menurutnya, selama kurun waktu satu bulan terakhir ini sudah ada dua warga Kaur yang menjadi korban hipnotis.

Dari data yang dimiliki kejadian pertama awal Februari lalu yang dialami Okta Maya Citra (24), Warga Desa Cahaya Negeri Kecamatan Luas Kabupaten Kaur, yang mengalami kerugian uang Rp 300 ribu dan beberapa isi warung manisan miliknya raib setelah dirinya dihipnotis oleh tiga orang wanita tak dikenal.

Dan yang terakhir terjadi Rabu (17/2/2021) dialami Sriani (34) warga Desa Bakal Makmur Kecamatan Maje Kabupaten Kaur.

Dimana akibat menjadi kejahatan hipnotis itu, korban harus kehilangan satu unit Hp merk samsung J3, dua anting emas seberat 1 gram.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku hipnotis, mudah-mudahan dalam waktu dekat dapat kami tangkap. Sekali lagi, kita selalu minta masyarakat lebih waspada jangan sampai jadi korban, karena pelaku hipnotis ini masih bergentayangan,” pungkas Kapolres Kaur.(001)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *