LINTAS NUSANTARA.ID, KAUR – Pasca kejadian tragis yang nyaris merenggut kesucian bocah bawah umur sebut saja Madu (14) akibat ulah bejat bapak tiga anak yang memaksa dilayani nafsu setannya, mengalami trauma berat dan kerap dihantui ketakutan. Ibu korban pelecehan sexual ini meminta bantuan pendampingan dari Dinas Pengendalian Penduduk, keluarga berencana, pemberdayaan perempuan dan Perlindungan Anak.

Ibu korban, YN (35) secara resmi mengadukan nasib yang dialami anaknya ke dinas perlindungan anak guna meminta bantuan pemulihan trauma yang dialami Madu. Selain itu, YN juga meminta bantuan ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
Akibat perbuatan tidak senonoh pelaku DE terhadap anaknya, rasa trauma sangat mempengaruhi sikap dan mental anaknya. Rasa takut kepada orang lain terlihat jelas diraut wajah Madu. Setiap hari, lebih banyak mengurung diri di rumah.
“Saya menyerahkan sepenuhnya kepada aparat hukum untuk menangani kasus ini. Trauma yang dialami oleh anak saya sangat besar sehingga mempengaruhi sikap dan mentalnya,” ujar YN sedih.(dar)






