Miris! Karyawati ‘Digoyang’ Paksa Securiti

oleh -3,261 views
oleh

LINTAS NUSANTARA.ID, MAKASSAR – Miris nasib dialami AA (19) salah seorang karyawati sebuah perusahaan besar di Kota Makassar, Rabu (18/3/2021) lalu. AA mengaku telah menjadi korban pemerkosaan oleh petugas securiti perusahaan tempat ia bekerja.

Pada malam peristiwa tragis tersebut, AA mengikuti rapat bersama karyawan lainnya. Usai rapat dilanjutkan dengan makan malam bersama. Usai makan malam, karyawan pulang ke rumah masing-masing, termasuk AA.

Sesampai di rumah kost, pintu gerbang sudah terkunci rapat menggunakan gembok sehingga AA tidak dapat masuk, meskipun sudah beberapa kali digedor. Pada saat ini, waktu sudah menunjukkan pukul 22.30 WITA.

Karena tidak ada yang membuka pintu gerbang, AA memutuskan kembali ke kantor untuk beristirahat. Ia berfikir akan jauh lebih aman bermalam dikantor karena ada petugas securiti.

Tiba di kantor, AA bertemu dengan tiga orang securiti, dua diantaranya tertidur pulas dan tidak mengetahui kedatangannya. Kemudian, AA sempat ngobrol dengan satu petugas securiti berinisial R yang juga menjadi pelaku pemerkosaan.

Usai menceritakan kronologis ia kembali kekantor, pelaku mengajak AA keliling kantor hingga ke lantai dua. Disaat itulah, R melancarkan aksi kejinya ‘menggoyang’ secara paksa karyawati yang seharusnya dijaga dan dilindungi.

AA sempat melawan, namun kalah tenaga. Akhirnya, keperkasaan securiti ini menjebol kesucian gadis malang ini. Tembok bangunan kantor menjadi saksi bisu perbuatan tak terpuji oknum securiti ini.

“Saya tidak bisa berbuat apa-apa, bahkan tidak ada ruang untuk bicara kepada orang lain. Sebab, dia (R) selalu mengikutinya. Namun, pada pagi hari ketika karyawan lain masuk kerja, saya bisa bicara dan melaporkan perbuatan R,” ujar AA dikutip dari detik.com.(007)

Sumber: detik.com/nesiatimes.com

PENGUMUMAN :
Redaksi Lintas Nusantara.Id Menerima tulisan dalam bentuk opini publik.

Opini publik dapat dikirim melalui website: www.lintasnusantara.id atau ke email: yusman.rakur@gmail.com

No More Posts Available.

No more pages to load.