Sadis!!! Bocah 15 Tahun Buron Jadi Otak Pembunuhan Guru SD

oleh -2,255 views
oleh
Gambar ilustrasi pembunuhan.(foto Dok-merdeka.com)

SUMUT || LINTAS NUSANTARA.ID – Tak pernah disangka, bocah berusia 15 tahun asal Medan Sumatera Utara (Sumut) ini menjadi otak pembunuhan terhadap korban yang berprofesi sebagai guru SD. Korban diketahui bernama, Marta Lena Butarbutar (42) warga Toba Sumut.

Sedangkan, otak pembunuhan ini disebut saja Raja (15) hingga kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian. Ia pun ditetapkan sebagai buronan.

Dilansir Nesiatimes.com Kasubbag Humas Polres Toba, Iptu Bungaran Samosir mengatakan, dua pelaku yakni Yoseph Rikki Tambunan (24) dan Nick Davidson Napitupulu (26) sudah tertangkap.

Bungaran kemudian mengungkapkan, motif pembunuhan bermula dari rencana ketiga pelaku untuk melakukan pencurian di rumah korban.

“Namun pada saat itu korban terbangun dan berteriak ‘maling’ sehingga tersangka JH melakukan penusukan dengan benda tajam,” terangnya, Senin (31/5/2021), seperti dikutip dari kumparan.

Bungaran memaparkan, tersangka JH dan YRT awalnya merencanakan aksi pencurian di sebuah warnet berbekal satu kunci baut, pisau dan obeng. Setelah itu, mereka kembali merencanakan pencurian dengan target rumah korban di Desa Lumban Lobu, Bonatua yang tak lain merupakan kampung JH.

Selanjutnya, YRT mengajak NDN ikut melakukan aksi tersebut melalui chat di aplikasi Facebook.

Saat beraksi, NDN bertugas memantau situasi di belakang rumah, YPT bertugas menjaga di depan rumah, sedangkan JH masuk melalui jendela.

Namun, ketika itu korban memergoki aksinya lalu berteriak sehingga membuat JH langsung menusuknya menggunakan pisau.

Korban terus melakukan perlawanan sehingga membuat keributan yang membuat YPT masuk ke dalam rumah.

YPT lantas mencekik leher korban sementara JH terus menerus menusuk tubuh korban hingga akhirnya meninggal dunia.

Tanpa mendapat hasil apa-apa, tiga orang pelaku tersebut langsung melarikan diri.(007/mel/rah)

Sumber : Nesiatimes.com

No More Posts Available.

No more pages to load.