“Duit Seribu Harus Pakai Nota”, Oknum Sekdes Bentak dan Ancam Wartawan

oleh -2,163 views
oleh
Foto Wartawan di bentak oknum Sekdes.

BENGKULU UTARA || LINTAS NUSANTARA.ID – Lagi, kasus kurang menyenangkan terjadi antara awak media dengan pemerintah desa. Seperti halnya, yang terjadi di Kabupaten Bengkulu Utara. Arogansi Oknum Sekretaris Desa (Sekdes) dihadapan Kades dipertontonkan. Bahkan, bukan hanya arogan dengan membentak wartawan, namun oknum Sekdes Koboi ini juga mengancam akan memecahkan kepala wartawan.

Kejadian bak gaya koboi jalanan ini terjadi di Desa Gunung Payung Kecamatan Pinang Raya. Seorang oknum Sekdes membentak dan memaki wartawan yang pada saat meliput dan mengkonfirmasi berita kepada Kades.

Oknum Sekdes membentak dan memaki serta mengeluarkan kata kasar dengan nada ancaman akan memecahkan kepala wartawan. Hebatnya lagi, aksi koboi sang Sekdes yang mirip preman ini disaksikan dan diabadikan oleh Kades.

Saat Sekdesnya mengeluarkan kata kasar dan keras, Kadesnya asyik mengambil foto. Sehingga, ada rasa gelih. Kades yang berperan sebagai wartawan atau jurnalistnya. Sementara, wartawan menjadi peran utama dalam permainan.

“Awalnya kami konfirmasi dengan Kades. Namun, karena tidak dapat menjawab, lalu Kades memanggil Sekdes. Kemudian, Sekdes langsung berakai bak koboi, sedangkan Kadesnya berganti sebagai juru kamera,” ujar Wawan awak media yang dibentak Sekdes.

“Kami ni capek ngurus desa, bukannyo enak-enak bae. Kau datang cak iyo nian, kamu tau dak duit seribu kami keluarkan pake nota. Bukan basing kami makan duit negara ini,” ujar Wawan menirukan ucapan Sekdes koboi menggunakan logat bahasa daerah.

Sayang, hingga saat ini Kades maupun Sekdes Gunung Payung Kecamatan Pinang Raya tidak dapat dikonfirmasi. Nomor telepon selularnya tidak aktif, pesan singnat Whatsapp tidak dibalas.(nadit)

No More Posts Available.

No more pages to load.