,

Tingkatkan Usaha BUMDes, Gedung Sako Hindari Simpan Pinjam

oleh -1,544 views
oleh
BUMDes Gedung Sako pelatihan pengelolaan manajemen usaha menghadirkan narasumber Dinas PMD Kaur.(foto : dang/linnas)

KAUR ││ LINTAS NUSANTARA.ID – Pemerintah Desa (Pemdes) Gedung Sako Kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur gelar pelatihan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Pelatihan menghadirka narasumber yang berkompeten dibidangnya. Tujuan pelatihan meningkatkan kemampuan usaha dan kemandirian BUMDes memajukan ekonomi masyarakat desa.

 

Dalam pelatihan ini, Pemdes dan pengurus BUMDes serta pemanfaat sepakat untuk menghindari jenis usaha simpan pinjam yang akan dikembangkan. Usaha yang menyangkut hutang piutang ini akan justru akan menghambat kemajuan usaha BUMDes.

 

Kades Gedung Sako, Sutarnawan mengatakan, pelatihan BUMDes ini bertujuan memberi pencerahan serta pengetahuan bagi masyarakat khususnya pelaku BUMDes Gedung Sako. Melalui pelatihan pengelolaan BUMDes ini diharapkan usaha yang akan dikembangkan tepat sasaran sehingga menjadi pusat perekonomian warga desa.

 

“Dalam pengembangan usaha BUMDes agar menghindari jenis simpan pinjam atau yang menyangkut hutang piutang. Karena bukan hanya ribet, namun juga akan memicu konflik dan berujung pada BUMDes mati langkah dan tidak lagi mampu menjalankan usahanya,” pesan Kades Gedung Sako, Sutarnawan dalam sambutannya.

Pelatihan BUMDes Gedung Sako hindari usaha simpan pinjam.(dang/linnas)

Sementara itu, narasumber dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kaur, Piri Wansyah mengatakan, pelatihan ini tentu diharapkan memberi output bagi masyarakat untuk lebih serius dan memahami pentingnya manajemen usaha. Dengan perencanaan yang baik maka akan menghasilkan usaha BUMDes yang lebih maju pesat.

 

“BUMDes harus menjawab tantangan era kemajuan jaman dalam mengembangkan usahanya. Sehingga, akan menciptakan peluang yang bagus dalam kemajuan ekonomi masyarakat. BUMDes merupakan wadah bagi warga desa dalam peningkatan kesejahteraan. Namun, tentunya harus dibekali dengan kemampuan dan manajemen yang baik,” ucap Piri Wansyah.

 

Pelatihan diikuti peserta dengan antusias dan serius. Bukan hanya menambah wawasan, pelatihan ini menjadi pengetahuan baru dalam pengelolaan manajemen usaha. Baik itu melalui BUMDes maupun usaha mandiri warga lainnya.(dang/adv)

No More Posts Available.

No more pages to load.