Viral !!! Coretan Dinding Polres Luwu Bertuliskan “Sarang Korupsi dan Pungli”

oleh -3,383 views
oleh
Foto : NKRIPOST

SULAWESI || LINTAS NUSANTARA.ID – Beredar vidio dan berita viral terkait coretan dinding di Mapolres Luwu menggunakan cat pilox. Coretan bertuliskan “Sarang Korupsi dan Pungli” ini menggemparkan masyarakat Luwu Sulawesi. Coretan ini muncul sejak Sabtu (15/10/2022) lalu.

Bahkan, coretan ini bukan hanya satu, melainkan terpampang jelas di beberapa bagian dinding Mapolres Luwu.

Usut punya usut, ternyata pelaku yang mencoret dinding dengan tulisan “Sarang Korupsi dan Pungli” ini ternyata tak lain anggota Polres Luwu mantan Kanit Tipidkor Satreskrim Polres Luwu berinisial Aipda H.

Kepada wartawan, ia meminta orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu untuk melakukan investigasi ke Polres Luwu dan polres lainnya di Sulsel.

Baca Juga :

“Kapolri harus turun melakukan investigasi ke Polres Luwu dan Polres lainnya di Sulsel. Banyak pemotongan anggaran DIPA, belum lagi pungutan liar di reskrim dan pengurusan SIM,” kata Aipda H, Sabtu (15/10/22) dikutip NKRIPOST.

Akibat perbuatannya, Aipda H ditangkap polisi dan menjalani pemeriksaan. Berdasarkan informasi bahwa sekitar pukul 11.00 WITA, seorang oknum Polres Luwu berpangkat Aipda dengan inisial H masuk ke Mako Polres Luwu mengendarai sepeda motor dengan membawa 2 dua buah pilox merah dan hitam, kemudian mencoret bangunan Polres Luwu pada beberapa bagian dinding.

Kapolres Luwu, AKBP Arisandi mengatakan oknum anggota tersebut sudah diamankan dan diperiksa.

Menarik Untuk Anda : 

“Pemeriksaan oleh Propam Polres Luwu di ruang Sipropam, dan mengakui mencoret dinding kantor Polres Luwu,” terangnya.

Dia juga mengungkapkan, pada 21 September 2022 lalu pihaknya pernah bersurat kepada Direktur RSUD Batara Guru Belopa tentang permintaan rekam medis oknum yang mencoret dinding Polres Luwu itu dan pada 27 September 2022, telah menerima surat hasil rekam medis dari dokter ahli Jiwa dengan diagnosa psikotik akut.

“Berdasarkan keterangan Dokter Ahli Jiwa diterangkan bahwa Aipda H pernah dirawat di Rumah Sakit Umum Batara Guru Belopa selama kurang lebih satu minggu dan secara intensif selama dua bulan dari Maret hingga April 2021. Saat ini yang bersangkutan akan diobservasi kembali terkait perkembangan kondisi kejiwaannya pada salah satu rumah sakit di Kota Makassar,” ujar AKBP Arisandi.

Arisandi menambahkan, bahwa bagian dinding yang telah dicoret-coret oknum anggotanya itu telah dibersihkan dan dicat kembali demi kenyamanan masyarakat yang dilayani di Polres Luwu.

Kejadian ini sempat menjadi buah bibir masyarakat. Khususnya, membahas tulisan tersebut yang banyak menimbulkan tanda tanya masyarakat.(red/NKRIPOSTl/Detik)

No More Posts Available.

No more pages to load.