JAKARTA || LINTAS NUSANTARA.ID – Hasil survey yang dilakukan oleh Indekstat Indonesia menempatkan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan berada di level tertinggi elektabilitasnya di Pemilu 2024. PDI Perjuangan mendapat suara sebesar 23,2 persen. Survey dilakukan antara tanggaln10-19 Oktober 2022.
“Peta konstelasi elektoral menunjukkan jika pemilihan umum (pemilu) diadakan sekarang, PDIP mendapatkan suara terbanyak 23,2 persen, naik dari perolehan Pemilu 2019,” kata Deputi Direktur Eksekutif Indekstat, Rikola Fedri di Jakarta Pusat, Minggu (6/11/2022) dikutip laman duniaoberita.com.
Dikabarkan, bahwa elektabilitas parpol tertinggi kedua berdasarkan simulasi pertanyaan tertutup, kata Rikola, ditempati oleh Gerindra dengan raihan sebesar 12,5 persen, disusul Golkar sebesar 9,9 persen dan PKB sebesar 9,0 persen.
Kemudian, urutan elektabilitas secara berturut-turut berikutnya yakni Demokrat sebesar 7,5 persen, PKS 7,1 persen, NasDem 3,2 persen, PPP 3,0 persen dan PAN 2,1 persen. Sedangkan, sebanyak 20,3 persen pemilih menjawab belum menentukan pilihannya.
“Adapun partai lainnya mendapatkan suara di bawah 2 persen,” ucapnya.
Skor elektabilitas Parpol tertinggi juga sama dalam simulasi pertanyaan terbuka, di mana urutan pertama masih ditempati oleh PDI Perjuangan ketika responden ditanyakan Parpol mana yang akan dipilih jika pemilihan umum legislatif (Pileg) dilaksanakan hari ini.
“Secara top of mind, elektabilitas tertinggi dimiliki oleh PDI-P 19 persen, disusul Gerindra 10,3 persen, Golkar 7,4 persen, dan PKB 6,5 persen,” paparnya.
Urutan berikutnya dalam simulasi terbuka di bawah empat parpol dengan elektabilitas tertinggi itu ditempati oleh PKS sebesar 6,2 persen, Demokrat 5,2 persen, Nasdem 2,1 persen, PPP 2 persen, PAN 1,5 persen, Perindo 0,6 persen, PSI 0,1 persen, Hanura 0,1 persen.
Adapun Partai Garuda, Partai Berkarya, Partai Bulan Bintang, PKP Indonesia, Partai Gelora, Partai Ummat masing-masing meraih skor elektabilitas yang sama sebesar 0 persen.
“Undecided voters sebesar 39,1 persen,” ucapnya.
Elektabilitas PDI Perjuangan ini tidak lepas dari Capres efek yang kian menguat. Responden masih menaruh harapan pada Capres yang diusung oleh PDI Perjuangan.(amr/duniaoberita.com)





