BENGKULU UTARA || LINTAS NUSANTARA.ID – Nahas dialami oleh Ulimto warga Desa Pagardin Kecamatan Ulok Kupai Kabupaten Bengkulu Utara. Ia harus mendapat perawatan medis akibat diserang secara mendadak oleh beruang hutan.
Akibat serangan tersebut, kaki korban mengalami luka robek cukup dalam bekas gigitan beruang tersebut. Beruntung, korban dapat memberi perlawanan dengan cara menusuk badan beruang tersebut menggunakan alat sadap karet yang dipegangnya.
Karena terluka, beruang tersebut melepas dekapan tubuh korban dan lari ke hutan. Sementara, korban berupaya menyelamatkan diro dan ditolong oleh petani karet lainnya yang tidak jauh dari lokasi kejadian.
Saat kejadian, korban sedang menyadap karet bersama rekan-rekannya. Tanpa disadari korban, ada seekor beruang yang mendekatinya dan langsung menyerang korban dari belakang.
Kedua kaki depan beruang ini mendekap tubuh korban. Dalam kondisi terkejut dan takut, korban tetap berupaya melawan. Arit sadap karet yang dipegangnya langsung ditusukkan ke tubuh beruang tersebut.
Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kades Pagardin, Eko Pastrio, SH. Kades mengatakan benar adanya kejadian yang dialami salah seorang warga desa yang diserang beruang hutan.
Atas kejadian ini, warga dan petani lainnya merasa was-was dan takut akan adanya serangan beruang kembali. Mengingat, beruang tersebut berhasil melarikan diri dan terluka.
“Ya, benar ada salah seorang warga desa yang menjadi korban serangan beruang. Namun, kronologis lengkapnya belum diketahui secara jelas,” ujar Eko Pastrio kepada awak media.(red)





