PEMDA NAGAN RAYA GENJOT PENUMBUHAN WIRAUSAHA BARU INDUSTRI KECIL UNTUK TEKAN KEMISKINAN

oleh -113 views
oleh

SUKA MAKMUE || LINTASNUSANTARA.ID – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) terus menggenjot program Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru Industri Kecil (WUB-IKM) di Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh.

Program ini sejalan dengan Program Nasional Kementerian Perindustrian RI dan Program Wirausaha Unggulan Bank Indonesia (WUBI) Aceh untuk mendorong lahirnya wirausaha baru dari keluarga miskin dan menciptakan lapangan kerja mandiri.

Tahun 2023 – Bimtek Wirausaha Pemula
Dinas Koperasi UKM Aceh melaksanakan Peningkatan Kapasitas Home Industri bagi 26 orang peserta WUB
dari Kabupaten Nagan Raya dan Simeulue pada 30-31 Agustus 2023 di Meulaboh. Program ini dibuka langsung Kadis UKM Aceh Azhari,/S.Ag.M.Si. Fokusnya membentuk karakter profesionalisme, keterampilan produksi, dan manajemen usaha home industri seperti kuliner, menjahit, dan olahan pangan.

Tahun 2025 – WUBI Aceh
Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) resmi membuka WUBI 2025 di Hermes Palace Banda Aceh 6 Agustus 2025. Bank Indonesia Aceh mencatat sejak 2014 telah meluluskan 216 pelaku usaha dari berbagai kabupaten/kota di Aceh, termasuk Nagan Raya. Capaian: 168 UMKM digitalisasi bisnis, 64 UMKM rebranding dan repackaging, dan 38 UMKM lolos ke program nasional Karya Kreatif Indonesia (KKI).

Tahun 2026 – Strategi Baru Nagan Raya :
Pemkab Nagan Raya di bawah Bupati Dr. TR. Keumangan dan Wakil Bupati Raja Sayang kini mendorong dua langkah strategis untuk WUB IKM:

Rencana BUMD Pangan dan Energi
Pemkab Nagan Raya baru saja menyerahkan Dokumen Kelayakan 2 BUMD baru ke Kemendagri pada September 2026. BUMD Pangan akan menjadi offtaker hasil pertanian petani dan IKM Nagan Raya – mulai dari produksi, pengelolaan hasil pertanian, distribusi, hingga penguatan ketahanan pangan. Ini akan membuka rantai ekonomi baru bagi WUB Industri Kecil olahan pangan seperti keripik pisang, kopi, nilam, dan produk unggulan Nagan Raya lainnya.

Sinergi dengan Kemenperin RI:
Sesuai Inpres No. 8 Tahun 2025 tentang Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, Kemenperin menjalankan proyek percontohan kolaborasi Program Pengembangan Wirausaha Baru (WUB) Ditjen IKMA dengan Program Perlindungan Sosial Ekonomi (PPSE) Kemensos. Nagan Raya menjadi salah satu daerah sasaran untuk mencetak WUB baru dari keluarga miskin ekstrim.

“Kita tidak hanya beri bantuan alat, tapi kita dampingi dari hulu ke hilir. Dari cara produksi, kemasan, branding, sampai pemasaran digital. Harapan Bupati TRK, diwakili Raja sayang,WUB di Nagan Raya harus naik kelas, jangan jualan mentah terus, harus ada nilai tambah. Apalagi kita punya potensi besar di pertanian, perkebunan sawit, coklat, dan perikanan,” ujarnya.

Ketua PD IWO Nagan Raya *TR. Sabaruddin HR* menyambut baik program tersebut.

“Kami dari IWO Nagan Raya siap kawal. Banyak WUB di Nagan Raya ini butuh perhatian, khususnya di kecamatan seperti Beutong, Seunagan, Darul Makmur. Mereka punya produk bagus tapi terkendala modal, kemasan, dan pasar. Kalau Pemda serius lewat BUMD Pangan nanti, ini solusi bagus. Jangan sampai WUB kita jalan sendiri tanpa pendampingan,” kata TR. Sabaruddin HR.

Pemkab Nagan Raya mengajak seluruh pemuda dan ibu rumah tangga di gampong-gampong untuk mendaftar sebagai peserta WUB Industri Kecil 2026 melalui Disperindagkop UKM di Komplek Perkantoran Suka Makmue.(*)

*Laporan* TR.SABARUDDIN HR.Kaperwil Lintas Nusantara.id

No More Posts Available.

No more pages to load.