DIGUYUR HUJAN DERAS, RIBUAN WARGA TETAP ANTUSIAS PADATI ARENA HUT KOTA MEULABOH KE-438

oleh -103 views
oleh

MEULABOH || LINTASNUSANTARA.ID –  Walaupun diguyur hujan,antusiasme masyarakat tidak surut untuk merayakan malam kedua Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Meulaboh ke-438 yang dipusatkan di depan lapanganTeuku Umar, Kecamatan Johan Pahlawan, Sabtu malam (11/10/2026) malam.

Pantauan Tim Lintas Nusantara di lapangan, hujan yang mengguyur sejak pukul 07.30 WIB tidak membuat arena perayaan sepi. Ribuan warga dari berbagai kecamatan di Aceh Barat dan Nagan Raya dan sekitarnya tetap bertahan dengan memakai jas hujan plastik, payung, bahkan beratapkan terpal seadanya sambil menikmati pertunjukan seni dan budaya.

Puncak acara HUT Kota Meulaboh ke-438 tahun ini diisi dengan *Pekan Kebudayaan Aceh Barat (PKAB) 2026*, menampilkan berbagai pertunjukan seperti Tari Pho, Rateb Meuseukat, Rapai Geleng, Rapa’i Geurimpheng, serta penampilan band lokal dan UMKM.

Bupati Aceh Barat *Tarmizi, S.P., M.M.* bersama Wakil Bupati Said Fadheil dan Forkopimda Aceh Barat .

Acara HUT Kota Meulaboh juga turut hadir Raja Sayang Wakil Bupati Nagan Raya.
terlihat juga di panggung kehormatan menyapa warga yang basah-basahan.

“Kami sangat terharu, walaupun hujan, semangat warga Meulaboh luar biasa.
Ini membuktikan bahwa Meulaboh adalah Kota Pahlawan yang tangguh. Semangat Teuku Umar dan Cut Nyak Dhien tetap hidup. Dirgahayu Kota Meulaboh ke-438, Aceh Barat Meusigak, Sahoe Tajak, Tapuga Nanggroe,” ujar Bupati Tarmizi dalam sambutannya yang disambut tepuk tangan meriah warga yang kehujanan.

“Hujan ini rahmat. Tapi kami salut, masyarakat tetap antusias menikmati adegan pertunjukan demi pertunjukan. Dari sore sampai malam arena tetap penuh,” katanya.

Salah seorang warga,pengunjung Dedy Surya diarena aamping panggung dari Suak Ribee yang datang bersama keluarga mengaku tidak kecewa meski kehujanan.

“Dari jam 8.30.Wib kami di sini, kehujanan tapi senang. Anak-anak tetap mau lihat tarian. Sekali setahun HUT Kota Meulaboh, harus kita ramaikan. Hujan bukan halangan,” ungkapnya sambil menggendong anaknya yang memakai jas hujan.

Acara berlangsung hingga pukul 23.00 WIB dengan penampilan pamungkas pesta kembang api yang tetap dilaksanakan.sebut Bung Dedy.(*)

*(Laporan: Tim Lintas Nusantara Aceh Barat / PD IWO Nagan Raya)*

No More Posts Available.

No more pages to load.